
Bola.net - Usai 11 tahun membela Repsol Honda yang berstatus tim pabrikan, Marc Marquez akhirnya merasakan sensasi menjadi pembalap tim satelit di Gresini Racing menjelang MotoGP 2024. Menurutnya, Gresini punya tim yang tak kalah solid, dan atmosfer kekeluargaannya menjadi nilai plus.
Membela tim pabrikan bikin para pembalap memiliki tugas seabrek dalam mengembangkan motor, dan suasana kerjanya bisa menegangkan. Di lain sisi, membela tim satelit diakui banyak pembalap memiliki beban mental lebih ringan, dan suasana kerjanya lebih santai walau tetap profesional dan ambisius.
Gresini, tim kecil yang dibentuk mendiang Fausto Gresini di Faenza, Italia, dikenal sebagai salah satu tim yang beratmosfer keluarga. Dari rider junior sampai senior senang membela mereka. Marquez pun dibikin terkesan sejak tiba di Italia pada Kamis (18/1/2024) sebelum peluncuran skuad digelar.
Kunjungi Markas Ducati dan Markas Gresini

"Ini adalah hal yang benar-benar berbeda dari yang biasa saya alami. Saya sudah mengunjungi markas Ducati dan markas Gresini. Kami makan malam bareng dan main padel, meski saya tak tahu bagaimana caranya main," ungkap Marquez dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia, Sabtu (20/1/2024).
Dalam pertandingan padel itu, sang delapan kali juara dunia digandengkan dengan sang asisten pribadi, Jose Luis Martinez. Mereka melawan adik Marquez sekaligus sang tandem, Alex Marquez, yang berpasangan dengan Sporting Director Gresini Racing, Michele Masini.
"Saya tidak dipasangkan dengan Alex, dia main dengan Michele. Mereka kalah, mereka sudah terbiasa," guraunya. "Saya suka karena rasanya seperti keluarga dengan tim ini. Saya punya banyak teman di Honda, tetapi Gresini membuat saya merasa terbiasa dengan baik. Mereka orang-orang yang menakjubkan."
Dulu Punya 4 Motor Tiap Tes, Kini Hanya 1 Motor

Di lain sisi, Marquez juga harus membiasakan diri dengan cara kerja baru di Gresini. Selama membela tim pabrikan, Marquez terbiasa harus menjajal empat motor sekaligus dalam sebuah tes. Namun, dalam tes pascamusim di Valencia pada November 2023 lalu, ia hanya memiliki satu motor.
Untungnya, Marquez menjalani tes tersebut dengan sangat baik, tanpa insiden apa pun. Mengendarai Desmosedici GP23, Marquez bahkan mencatatkan waktu tercepat keempat dan jadi rider Ducati tercepat kedua. Ini tentu menjadi awal yang positif bagi kolaborasi Marquez dan Gresini.
"Di Valencia, catatan waktu saya datang karena saya langsung nyaman dengan motor ini sejak run pertama. Saya juga tenang karena hanya punya satu motor di garasi. Saya terbiasa punya empat motor Honda di tes Valencia, dan kini saya hanya punya satu dan mereka bilang, 'Kalau kau jatuh, tesmu berakhir'," tutupnya.
Sumber: Sky Sports Italia
Baca juga:
- Alex Marquez: Balapan di MotoGP Saja Sudah Spesial, Apalagi Setim Bareng Kakak!
- Foto-Foto Perdana Marc Marquez Pakai Seragam Biru Gresini, Sudah Terbiasa Tanpa Oranye?
- Marc Marquez Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama Bareng Ducati, 'Pede' Terjadi di Tes Pramusim
- Marc Marquez Sebut Alex Marquez Lebih Mungkin Menangi MotoGP Qatar, Beri Wejangan Bijak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Senangnya Marc Marquez Gabung Gresini Racing: Langsung Akrab, Sudah Seperti Keluarga
Otomotif 22 Januari 2024, 14:50
-
Alex Marquez: Balapan di MotoGP Saja Sudah Spesial, Apalagi Setim Bareng Kakak!
Otomotif 22 Januari 2024, 14:05
-
Foto-Foto Perdana Marc Marquez Pakai Seragam Biru Gresini, Sudah Terbiasa Tanpa Oranye?
Otomotif 22 Januari 2024, 12:05
-
Marc Marquez Sebut Alex Marquez Lebih Mungkin Menangi MotoGP Qatar, Beri Wejangan Bijak
Otomotif 22 Januari 2024, 10:15
LATEST UPDATE
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR