Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku melarang rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez, untuk kelewat sering 'bermain' di media sosial selama pekan balap di Sirkuit Sepang, Malaysia. Hal ini dilakukan Marc demi adiknya itu tak memedulikan omongan orang soal kansnya menjuarai Moto2.
Alex memang menghadapi 'match point' keduanya di Sepang dan bisa mengunci gelar dunia musim ini di trek tersebut. Rider berusia 23 tahun itu pun akhirnya tampil dengan kepala dingin, finis di posisi kedua, di belakang Brad Binder dan di depan Thomas Luthi, dua rider yang jadi rival terdekatnya.
Marc pun sangat bangga pada prestasi Alex, dan menyebut momen ini semanis saat ia mengunci gelar dunianya di MotoGP Thailand. "Anda tak bisa membayangkan bagaimana jalannya hari saya. Alex meraih gelar dunia, dan saya merayakannya seolah itu gelar dunia saya sendiri," tuturnya via MotoGP.com.
Medsos Bisa Bikin Gila
Pebalap berusia 26 tahun itu pun mengaku dapat merasakan tekanan dan beban yang dipikul Alex dalam perjuangannya merebut gelar dunia tahun ini. Atas alasan tersebut, ia tak ingin adiknya terpengaruh omongan orang, hingga melarangnya melakukan kegiatan tak penting di media sosial selama di Sepang.
Join @alexmarquez73' title celebrations at Sepang from the moment he crossed the line in P2 to conquer the 2019 #Moto2 World Championship! 🤩 #MalaysianGP 🇲🇾 #AM73WorldChampion 🎯 pic.twitter.com/n8kPEJvTsK
— MotoGP™ 🇲🇾 (@MotoGP) November 3, 2019
"Media sosial bisa membantu mentalitas, tapi kadang juga bikin gila. Saya bilang padanya, 'Lupakan media sosial,' karena ada tekanan besar untuknya. Saya bilang, 'Kau boleh mengunggah fotomu, tapi setelahnya lupakan media sosial. Kau boleh main Playstation, apa pun yang kau mau, tapi jangan lihat media sosial. Fokus saja pada pekerjaan,' dan itulah yang ia lakukan," ujarnya.
Alex Marquez, Sang Dua Kali Juara Dunia
Marc juga menyatakan gelar ini adalah bukti Alex bukanlah sekadar 'adik Marc Marquez', melainkan pebalap yang juga tak kalah bertalenta, apalagi Alex kini telah mengantongi dua gelar dunia (Moto3 2014 dan Moto2 2019). Ia juga menyebut ini adalah buah kerja keras Alex, yang telah turun di Moto2 sejak 2015.
"Tak mudah jadi adik saya, dan meraih gelar ini tidaklah mudah bagi Alex. Ia tak memulai kariernya di Moto2 dengan baik, ia punya beban besar, tapi tim percaya padanya. Jadi terima kasih juga kepada timnya. Alex bukanlah 'adik seseorang', tapi ia merupakan dua kali juara dunia, di Moto3 dan Moto2," tutupnya.
Ini kedua kalinya Marc dan Alex meraih gelar dunia pada tahun yang sama. Mereka juga merupakan satu-satunya kakak-adik yang mampu menjadi juara dunia di ajang Grand Prix motor dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berburu Merchandise Rider Idola di MotoGP Sepang, Malaysia 2019
Otomotif 4 November 2019, 15:35
-
Berapa Sih Biaya Nonton MotoGP Malaysia Langsung di Sepang?
Otomotif 4 November 2019, 15:15
-
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nonton MotoGP Malaysia di Sepang
Otomotif 4 November 2019, 15:00
-
Marc Marquez Larang Adik Main Medsos demi Juarai Moto2
Otomotif 4 November 2019, 13:20
-
Aksi Kocak Marc Marquez Rayakan Gelar Sang Adik dengan Penonton
Otomotif 4 November 2019, 11:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR