Marc Marquez Loyo di 3 Seri Pertama MotoGP 2026, Livio Suppo: Ini Masalah Fisik, Bukan Mental

Marc Marquez Loyo di 3 Seri Pertama MotoGP 2026, Livio Suppo: Ini Masalah Fisik, Bukan Mental
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Eks manajer tim legendaris MotoGP, Livio Suppo, yakin performa loyo Marc Marquez di tiga seri pertama musim 2026 murni akibat kondisi fisiknya yang tidak prima, dan bukan karena mentalitas Marquez tak lagi tangguh.

Dalam tiga seri belakangan, Marquez memang belum juga meraih kemenangan baik di Sprint maupun Grand Prix. Ia mengakui bahwa ia tidak dalam kondisi terbaik akibat cedera bahu kanannya belum pulih.

Seperti yang diketahui, cedera itu ia dapat usai tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, pada Oktober 2025. Cedera ini sempat membuat Marquez absen di lima seri terakhir musim lalu, dan kesulitan awal musim ini.

1 dari 2 halaman

Sebut Marc Marquez 'Misterius'

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Lewat GPOne, Kamis (9/4/2026), Suppo mengaku yakin loyonya Marquez awal musim ini bukan karena terlalu bekerja keras demi mendominasi musim lalu, di mana ia akhirnya meraih gelar dunia kesembilan.

"Ia hanya tak dalam kondisi fisik terbaiknya. Saya rasa ia tidak kehilangan motivasi atau tekad yang ia punya tahun lalu. Tampaknya ia belum bugar sepenuhnya," ujar Suppo, yang menaungi Marquez di Honda 2013-2017.

"Marc selalu sangat misterius. Misalnya, di antara para pembalap Ducati, ia adalah orang yang paling sedikit mengeluh soal motornya. Ia menyatakan masalahnya adalah dirinya sendiri, bukan motornya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Rider Ducati Lainnya Juga Angin-Anginan

Meski begitu, Suppo sangsi atas pengakuan Marquez, dan yakin ada kendala teknis pula. Sebab, pembalap Ducati lainnya, kecuali Fabio di Giannantonio, juga cukup angin-anginan. Salah satu yang mencolok adalah Pecco Bagnaia.

"Entah apakah ia (Marquez) bilang begitu demi menghormati timnya atau karena memang benar. Namun, performa Di Giannantonio tetap bagus," ungkap pria yang pernah memanajeri Ducati, Honda, dan Suzuki ini.

"Yang aneh adalah Pecco hanya melaju kencang sesekali. Ini jadi penyebab kekhawatiran, karena satu tahun yang buruk bisa terjadi. Namun, jika ia mengalaminya dua kali beruntun, akan jadi lebih sulit. Bagi fans, ini agak disayangkan," tutup Suppo.

Sumber: GPOne


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL