
Bola.net - Rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, meyakini bahwa peluang Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci (Ducati Team), dan Alex Rins (Suzuki Ecstar) telah tertutup sejak MotoGP Italia di Mugello pada Juni lalu. Hal ini disampaikan Crutchlow kepada Motorsport.com usai pekan balap di Sachsenring, Jerman.
Sejak awal musim, Dovizioso kembali menjadi rival terdekat rider Repsol Honda dalam perebutan gelar dunia, namun ketertinggalan poinnya semakin jauh usai tertabrak Jorge Lorenzo di Catalunya, Spanyol, dua pekan setelah balapan di Mugello. Usai insiden ini, Dovizioso sendiri meyakini misi merebut gelar makin sulit.
Meski begitu, Crutchlow justru menyebut Mugello adalah momen di mana persaingan telah berakhir, mengingat Marquez finis kedua dan menjadi satu-satunya rider yang mampu menantang Dovizioso dan Petrucci dalam balapan tersebut. Padahal rider Spanyol itu biasanya tak terlalu bersahabat dengan Mugello.
"Semua sudah usai sejak 4 seri yang lalu. Di Mugello, di mana Marc kesulitan tahun lalu, ia malah finis kedua dan bertarung sengit dengan Ducati. Marc hebat, ia berkendara dengan sangat baik, dan makin baik tahun ini, karena saya rasa motor kami tak bagus di beberapa area, tapi ia justru membuatnya bekerja," ujarnya.
Crutchlow juga memuji betapa cerdasnya Marquez di Sachsenring, sirkuit yang resmi ia menangi 10 kali beruntun sejak 2010. Dalam balapan tersebut, Marquez ngotot menciptakan jarak dengan rider lain pada 10 lap pertama, lalu mengendalikan diri sepanjang balapan meski merasa bisa lebih cepat.
Bisa Bekuk Ducati di Austria
"Balapan ini adalah soal 'bertahan hidup', kami harus memastikan bisa finis dan meraih beberapa poin. Marc menciptakan margin sejak start, sangat ngotot selama 10 lap, dan kemudian mengendalikan semuanya pada 10 lap terakhir," ungkap juara World Supersport 2009 ini.
Crutchlow juga tak menutup kemungkinan Marquez bisa membekuk Ducati untuk pertama kalinya di Red Bull Ring, Austria, yang sejak 2016 selalu dimenangi Tim Merah. "Entahlah, tapi Anda bisa lihat ia mampu mengendalikannya. Ia mampu melakukannya di balapan terakhir dan meraih banyak poin atas mereka," tutupnya.
Saat ini, Marquez duduk di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 185 poin, unggul 58 poin atas Dovizioso di peringkat kedua. Petrucci dan Rins masing-masing duduk di peringkat ketiga dan keempat dengan 121 dan 101 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marc Marquez Makin Garang, Perebutan Gelar Sudah Berakhir'
Otomotif 11 Juli 2019, 14:27
-
Bos Honda dan Ducati Perang Verbal Soal Dominasi Marc Marquez
Otomotif 11 Juli 2019, 13:15
-
Marquez: Quartararo Sukses Bikin 'Panas' Vinales dan Rossi
Otomotif 10 Juli 2019, 15:15
-
Marc Marquez: Jika Percaya Diri, Alex Bisa Lakukan Apa pun!
Otomotif 10 Juli 2019, 11:20
-
Mustahil Ancam Marquez, Vinales Puas Finis Kedua di Jerman
Otomotif 8 Juli 2019, 10:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR