
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku telah meminta maaf kepada debutan Pramac Racing, Jorge Martin, atas insiden senggolan mereka di Tikungan 9 pada lap pembuka MotoGP Silverstone, Inggris, Minggu (29/8/2021). Martin sendiri menerima permintaan maaf itu, namun berharap Marquez belajar dari insiden ini.
Masing-masing start keempat dan kelima, Martin dan Marquez sama-sama langsung melaju di depan selepas balapan dimulai. Mereka memperebutkan posisi kelima dan sempat saling salip di dua tikungan sebelumnya. Namun, saat memasuki Tikungan 9, Marquez melihat Martin melebar dan berusaha memanfaatkan celah.
Marquez berhasil masuk ke jalur dalam tikungan itu, namun tak menyangka bahwa Martin akan kembali ke garis balap yang benar dengan cepat. Keduanya pun bersenggolan dan gagal finis. Usai balap, Marquez langsung menghampiri garasi Pramac dan meminta maaf kepada Martin dan seluruh anggota tim asal Italia itu.
Akui Salah Perhitungan
Race over not long after it began! 😢@marcmarquez93 and @88jorgemartin made contact twice on the opening lap! 💥#BritishGP 🇬🇧 pic.twitter.com/BGK9e0Zb9j
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) August 29, 2021
Marquez mengakui bahwa ia salah perhitungan saat hendak menyalip Martin. "Saya minta maaf kepada Jorge dan timnya, karena itu benar-benar kesalahan saya. Saya terlalu optimistis soal manuver itu. Ini situasi tak biasa karena Fabio (Quartararo) dan Jorge melebar dan saya pikir Jorge akan lebih keluar jalur," ujarnya via Crash.net.
"Saya mempersiapkan diri masuk tikungan dan menegakkan motor karena saya tak punya waktu untuk ganti ke gigi tiga. Kalkulasi saya tidak tepat. Itu benar-benar kesalahan saya. Padahal itu lap pertama, saya terlalu optimistis dan saya minta maaf kepada Jorge," lanjut delapan kali juara dunia ini.
Martin sendiri kecewa gagal finis, karena merasa punya kans kuat untuk naik podium. Ia juga merasa tak terlalu melebar saat masuk ke Tikungan 9, hingga ia tak paham mengapa Marquez berpikir ada celah yang bisa dimanfaatkan. Pembalap Spanyol ini pun berharap Marquez tak mengulang tindakan yang sama.
Apresiasi Permintaan Maaf Marquez, Tak Peduli Penalti
Marc Márquez made sure to apologise to Jorge Martin after taking him out of the #BritishGP
— MotoGP on BT Sport (@btsportmotogp) August 29, 2021
Not his finest hour. pic.twitter.com/NUNfXB7XGY
"Ia datang dan minta maaf, ini bagus dari sisi Marc. Tapi ia menghancurkan balapan saya, ini masalah utamanya. Ia boleh saja menghancurkan balapannya sendiri, tapi jangan yang lain. Jelas perhitungannya tak baik, karena ia pikir ada celah, padahal tak ada. Saya harap ia bisa belajar dari sini dan lebih baik pada masa depan," tutur Martin.
Pembalap berusia 23 tahun ini pun uniknya juga yakin sejatinya Marquez bisa sukses menyalip andai kalkulasinya lebih tepat. Atas alasan inilah ia tak mau berasumsi apakah rider berusia 28 tahun itu layak mendapatkan hukuman dari FIM Stewards untuk balapan selanjutnya di Aragon pada 10-12 September nanti.
"Saya tak tahu mengapa ia menegakkan motornya, karena harusnya ia bisa saja menyalip, toh ia benar-benar ada di jalur dalam. Namun, saya tak tahu mengapa ia melebar dan menyeret saya keluar lintasan. Inilah yang tak saya pahami. Namun, penalti bukanlah urusan saya," pungkas pembalap berjuluk 'Martinator' ini.
Sumber: Crashnet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Minta Maaf, Jorge Martin: Semoga Dia Belajar
Otomotif 30 Agustus 2021, 08:36
-
Hasil FP1 MotoGP Inggris: Marc Marquez Kecelakaan Hebat Sekaligus Tercepat
Otomotif 27 Agustus 2021, 16:51
-
Pep Guardiola Tersanjung Marc Marquez Kunjungi Markas Manchester City
Bolatainment 26 Agustus 2021, 09:54
-
Marc Marquez Ragu Bisa Ulang Performa Kuat Austria di Silverstone
Otomotif 25 Agustus 2021, 09:35
-
Rasakan Sendiri Manuver Agresif Marc Marquez, Jorge Martin Justru Girang
Otomotif 23 Agustus 2021, 15:39
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR