
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, tampaknya benar-benar merendah dalam menghadapi MotoGP Argentina pada 14-16 Maret 2025. Selain tak mau muluk tampil dominan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, ia juga masih tak mau membicarakan kansnya menjadi juara dunia musim ini.
Pembalap berusia 32 tahun ini memang kedapatan sukses menduduki posisi pertama di sesi kualifikasi, balapan Sprint, dan balapan Grand Prix di Thailand dua pekan lalu. Dengan 37 poin, kini ia memuncaki klasemen pembalap untuk pertama kalinya sejak MotoGP Valencia pada 2019 lalu.
Catatan-catatan ini membuatnya jadi favorit pemenang di Argentina akhir pekan ini, sekaligus menjadikannya favorit juara musim ini. Memimpin klasemen pembalap setelah penantian bertahun-tahun tak dimungkiri Marquez terasa menyenangkan, tetapi ia memperingatkan bahwa musim ini masih panjang.
Cocok dengan Kru Ducati Lenovo Team

Memimpin klasemen lagi usai penantian 1931 hari, tak dimungkiri Marquez membuatnya merasa senang. Ia bahkan mengakui bahwa kini ia lebih woles dalam menghadapi musim kompetisi dibanding empat musim sebelumnya, ketika ia meragukan kemampuannya sendiri usai cedera lengan berkepanjangan.
"Saya merasa baik. Saya merasa santai, nyaman, dan merasa cocok dengan tim saya, yakni hal yang juga super penting. Komunikasi kami mengalir dengan cara yang baik. Saya merasa rileks, merasa baik. Namun, masih ada 21 balapan lagi, jadi kami harus tetap bekerja keras," ujarnya dalam jumpa pers pada Kamis (13/3/2025).
Suka Grip Rendah di Termas de Rio Hondo
Soal kans tampil baik di Argentina, Marquez tak mau terlena usai dominan di Thailand. Namun, ia juga tak memungkiri peluang menang selalu ada. Pasalnya, performa Desmosedici GP25 sangat baik, ditambah grip Sirkuit Termas de Rio Hondo yang dikenal rendah bisa mendukung gaya balap Marquez.
"Ducati memiliki keseimbangan motor yang luar biasa. Saya menyukainya, motor ini bekerja dalam segala kondisi, baik saat lintasan licin maupun ketika gripnya sangat baik. Namun, khusus untuk gaya berkendara saya, saya lebih suka ketika gripnya rendah karena saya merasa lebih nyaman," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Belum Balapan Lagi di Argentina Sejak 2019, Marc Marquez Pilih Lupakan Dominasinya di Thailand
- Rekor Lap MotoGP Argentina Masih Dipegang Bridgestone, Michelin Tekad Sikat Semuanya Akhir Pekan Ini
- Hasil Latihan Pertama Formula 1 GP Australia 2025: Lando Norris Asapi Carlos Sainz
- Jorge Martin Perpanjang Masa Absen Balapan Sampai MotoGP Austin, Ngaku Ragu Tampil di Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Argentina 2025: Marc Marquez Ungguli Johann Zarco
Otomotif 14 Maret 2025, 21:35
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR