
Bola.net - Marc Marquez menyatakan bahwa keinginannya membela Ducati Lenovo Team di MotoGP adalah hal yang wajar. Menurutnya, semua pembalap pasti ingin membela tim pabrikan, dan ia pun mewujudkan targetnya itu musim depan.
Selama beberapa bulan terakhir, Ducati Lenovo Team memang jadi sorotan karena galau memilih tandem untuk Pecco Bagnaia. Mereka pun memiliki tiga calon, yakni Jorge Martin, Marquez, dan pembalap mereka sendiri, Enea Bastianini.
Banyak pihak tadinya yakin Ducati bakal memilih Martin, mengingat ia sudah tiga kali mendapatkan kans itu dan kini sedang memuncaki klasemen. Apalagi, Martin masih muda. Namun, Ducati secara mengejutkan justru memilih Marquez.
Ada Indikasi Keputusan Diambil Mendadak

Dalam jumpa pers di Assen, Belanda, Kamis (27/6/2024), Marquez mensinyalir Ducati mengambil keputusan secara mendadak, mengingat situasi yang tak menentu masih terjadi di sepanjang akhir pekan Seri Mugello, Italia. Pada Minggu malam setelah balapan, barulah Ducati memilih Marquez.
"Apa yang terjadi di sekeliling tim saya tidak berubah. Kami tadinya dapat informasi yang sama dari Le Mans ke Montmelo dan ke Mugello. Kala itu Ducati masih memikirkan keputusan, dan pada Rabu di Mugello, mereka masih berpikir, sehingga saya nyaman-nyaman saja," ujarnya.
Marquez pun menyatakan bahwa ia hanya memiliki dua opsi untuk 2025. Opsi pertamanya adalah membela Ducati Lenovo Team. Namun, jika tak terpilih, tadinya ia ingin bertahan di Gresini Racing, asalkan Ducati memberinya motor spek pabrikan terbaru.
Bakal Bela Ducati dengan Maksimal

"Saya selalu jujur soal apa yang saya inginkan. Saya ingin motor terbaru di Gresini atau pindah ke tim pabrikan. Mereka pun memilih saya di tim pabrikan," ungkap sang delapan kali juara dunia.
Menyadari bahwa keputusan Ducati dalam memilihnya telah menuai pro dan kontra, Marquez pun memperingatkan bahwa semua pembalap, tak terkecuali dirinya, sudah pasti menginginkan tempat di tim pabrikan.
"Target seorang pembalap adalah membela tim pabrikan. Mengenakan baju balap merah tahun depan bakal jadi sebuah kehormatan, dan saya akan mencoba membela warna ini dengan usaha maksimal," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Tersesat di Honda, 'Diasuh' Gresini, Kini Marc Marquez Wujudkan Impian ke Ducati Lenovo Team
- Daftar Pembalap Formula 1 2025: Pierre Gasly Resmi Bertahan di Alpine
- Gaet Jorge Martin-Marco Bezzecchi, Aprilia Minta Trackhouse Tak Ganti Pembalap di MotoGP 2025
- Toprak Razgatlioglu Tunggu Jawaban BMW Soal Niatan Pindah ke MotoGP 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR