Marc Marquez Soal Rumor Liberty Media Abaikan Gelar Moto3 dan Moto2, Sebut Makna Karier Rider MotoGP Jadi Berubah

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya menanggapi rumor soal Liberty Media yang bertekad mengabaikan gelar dunia Moto3 dan Moto2 dari statistik prestasi seorang rider MotoGP. Menurut Marquez, hal ini akan mengubah makna dari perjalanan karier pembalap.
Pekan lalu, fans MotoGP dikagetkan kabar bahwa Liberty, induk perusahaan Dorna Sports, memaksa Marquez merayakan 7 gelar dunia alih-alih 9 di Motegi, Jepang, 26-28 September 2025. Untuk mengunci gelar dunia, Marquez hanya harus meraih 3 poin tambahan atas Alex Marquez.
Namun, Liberty dan Dorna dikabarkan meminta Marquez merayakan gelar dunianya dengan angka 7 atau angka 1 ketimbang 9. Menurut laporan Motorsport.com, mereka berniat mengutamakan kelas premier, yakni MotoGP, dan menggeser Moto2 dan Moto3 menjadi kelas balap sekunder.
Ingin Diingat Sebagai Pembalap yang Tak Pernah Menyerah

Seperti yang diketahui, Grand Prix balap motor sudah digelar sejak 1949, dan setiap kelas yang dipertandingkan memiliki status Grand Prix dan kejuaraan dunia. Sejak itu pula, gelar juara dari semua kelas selalu diperhitungkan dalam statistik prestasi seorang pembalap MotoGP.
Namun, Liberty ingin mengabaikan gelar dunia GP125/Moto3 dan GP250/Moto2 dari penyebutan statistik prestasi para pembalap MotoGP. Dengan begitu, jika Marquez mengunci gelar dunia di Motegi, ia akan dirayakan sebagai '7 kali juara dunia MotoGP' alih-alih '9 kali juara dunia Grand Prix'.
"Ini di luar kendali saya. Maksud saya, tentu saja, bagi saya, hal yang terpenting adalah, seperti yang selalu saya katakan, saat saya pensiun, angka memang sangat berarti. Namun, yang terpenting saya diingat karena selalu memberikan segalanya di trek," ujarnya via Crash.net, Kamis (25/9/2025).
Yang Penting Terus Tambah Gelar Dunia
El Periodico pun mengabarkan bahwa Marquez memutuskan menghindari kontroversi mengenai topik ini. Alih-alih menuruti permintaan Liberty dan Dorna untuk memakai angka 7, ia akan merayakan gelar dunianya dengan angka 1.
"Nilai dari gelar dunia kali ini bagi saya lebih besar daripada gelar yang lain. Namun, pada akhirnya, dalam hitungan angka tetaplah sama. Namun, dengan suasana, dengan semua yang terjadi, perjalanan karier seorang pembalap menjadi berbeda," ungkap Marquez.
Marquez pun menyatakan bahwa ia tak mau ambil pusing dan lebih fokus terus menambah koleksi gelarnya. "Pada akhirnya, angka hanyalah angka. Ini di luar kendali saya. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menambah angka-angka itu, dengan cara apa pun," pungkasnya.
Sumber: Motorsportcom, El Periodico, Crashnet
Baca Juga:
- Alex Marquez Tekad Paksa Marc Marquez Tunda Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025: Dia Bakal Tetap Juara Kok!
- Alex Marquez: Motor Pabrikan Ducati Bukan untuk Saya, Tapi untuk Perjuangan Gresini yang Bantu Banyak Pembalap
- Disebut 'Masa Depan Ducati', Fermin Aldeguer Target Bela Tim Pabrikan di MotoGP 2027
- Fermin Aldeguer Tak Sakit Hati Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan di MotoGP 2026, Sebut Lebih Layak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Juara MotoGP yang Tolak Pakai Nomor 1, Marc Marquez Dipaksa Pakai pada 2026?
Otomotif 25 September 2025, 11:04
-
Liberty Media Berulah Lagi, Digosipkan Paksa Marc Marquez Pakai Nomor 1 di MotoGP 2026
Otomotif 25 September 2025, 10:30
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR