
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, memang mengusung kepercayaan diri tinggi menyambut MotoGP 2021 usai menjalani musim 2020 dengan performa gemilang. Namun, ia juga tak menyembunyikan rasa frustrasi akibat gagal merebut gelar dunia tahun lalu, yang jatuh ke tangan Joan Mir.
Morbidelli memang terlambat panas memulai 2020, namun performanya melonjak secara signifikan pada tengah musim. Secara total, ia sukses meraih lima podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan yang ia raih secara dominan. Pelan tapi pasti, ia bahkan mengakhiri musim sebagai runner up.
Lewat MotoGP.com, Jumat (5/2/2021), Morbidelli memang mengaku tak menyangka prestasinya bisa segemerlap ini. Meski begitu, jika melihat jumlah poinnya di klasemen pembalap, anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini merasa kecewa. Pasalnya, ia hanya tertinggal 13 poin saja dari Mir.
Tak Mengira Alami Lonjakan Besar, Tapi...
"2020 tahun yang hebat, saya tak mengira mengalami kemajuan besar. Saya memang mengharapkan hasil lebih baik dari 2019, tapi tak mengira akan lonjakan besar. Pada akhir musim, saya malah begitu dekat dengan gelar dunia, dan saya sama sekali tak mengiranya," ungkap pembalap Italia berdarah Brasil ini.
"Gara-gara ini, saya jadi agak frustrasi, karena saya gagal meraih gelar padahal sangat dekat. Tapi saya lebih bahagia atas apa yang sudah saya raih ketimbang sedih atas apa yang luput dari genggaman saya," lanjut Morbidelli, yang juga merupakan juara dunia Moto2 2017.
Namun, jika melupakan kekecewaan, Morbidelli merasa bangga pada dirinya sendiri. Karena sepanjang 2020, ia memetik begitu banyak pelajaran berharga. Kini dirinya memiliki program latihan fisik dan mental yang lebih baik, dan lebih profesional dalam menghadapi masalah-masalah yang ia hadapi baik di garasi maupun di trek.
Ingin Pertahankan Level Dedikasi yang Tinggi
"Saya mengalami kemajuan besar di berbagai area, entah itu soal kebugaran tubuh, konsentrasi, atau profesionalisme. Saya belajar bahwa dedikasi dan fokus adalah hal yang sangat penting demi tampil baik di MotoGP. Jadi, saya ingin mempertahankan hal ini musim depan," ungkap Morbidelli, yang musim ini akan menjalani musimnya yang keempat di kelas para raja.
Sayangnya, meski menjadi pembalap terbaik Yamaha musim lalu, Morbidelli tak mendapatkan motor terbaru untuk musim 2021. Rider berusia 26 tahun ini akan tetap mengendarai YZR-M1 versi 2019. Ia pun mengaku akan terima-terima saja, namun tak memungkiri mengharapkan adanya perangkat baru dari Yamaha.
"Saya mengakhiri musim lalu dengan mengetahui bahwa saya akan mengendarai motor yang sama untuk tahun ini. Tapi mungkin ada hal yang bisa berubah, entahlah. Tentu saya menginginkan motor dengan spesifikasi yang sama dengan rider lain, namun jujur saja saya masih belum tahu spek apa yang akan saya dapatkan," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- 'Dukungan Teknis Kian Setara, Tim Satelit Juga Bisa Juarai MotoGP'
- 'Valentino Rossi Layak Pensiun di Hadapan Fans, Bukan Tribun Sirkuit yang Kosong'
- KTM: 3 Kali Setim, Miguel Oliveira-Brad Binder Mungkin Takkan Seakur Dulu
- VR46 Pede Luca Marini Sabet Gelar Debutan Terbaik MotoGP 2021
- Foto Corak Baru Motor Valentino Rossi 'Bocor' di Reddit, Diduga Ulah Hacker
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Positif Covid-19, Fabio Quartararo-Iker Lecuona Butuh Waktu Lama untuk Pulih
Otomotif 19 Februari 2021, 15:45
-
Margin Tipis, Franco Morbidelli Frustrasi Gagal Rebut Gelar Dunia MotoGP 2020
Otomotif 19 Februari 2021, 14:32
-
Foto Corak Baru Motor Valentino Rossi 'Bocor' di Reddit, Diduga Ulah Hacker
Otomotif 19 Februari 2021, 08:40
-
8 Rider MotoGP yang Belum Lahir saat Valentino Rossi Jalani Debut di GP125
Otomotif 18 Februari 2021, 15:45
-
Fabio Quartararo: Marc Marquez Bagian dari Kesuksesan Saya di MotoGP
Otomotif 18 Februari 2021, 15:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR