Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengakui bahwa mentalitasnya yang ngotot harus memenangi setiap balapan merupakan titik lemahnya saat ini. Dalam wawancaranya dengan Catalunya Radio, Marquez mengaku dirinya tengah berusaha memperbaiki mindset ini.
Pada tahun 2015, Marquez kerap terjatuh dan gagal finis hingga gagal pula mempertahankan gelar dunia. Rider Spanyol ini mengaku bahwa kegagalan ini diakibatkan dirinya terlalu ngotot merebut kemenangan hingga kerap melakukan kesalahan dan ceroboh.
Mentalitas ini mulai ubah tahun lalu, di mana ia lebih mementingkan konsistensi meraih podium dan poin, serta tak perlu keras kepala merebut kemenangan. Kesabaran Marquez ini pun terbukti dengan keberhasilannya meraih gelar dunia MotoGP yang ketiga.
Marc Marquez (c) HRC
"Sebagai pembalap, tentu saya selalu ingin menang, saya tak bisa menahannya. Tapi saya memang harus menahannya karena musim 2016 tak mudah. Inilah titik kelemahan saya, dan harus saya perbaiki, agar bisa mengakhiri musim dengan lebih baik," ujarnya.
Pembalap berusia 24 tahun ini pun mengaku akan mempertahankan mentalitas ini demi meraih gelar dunia 2017. Ia juga menegaskan dirinya takkan mau terlalu memikirkan rekor-rekor para rivalnya, seperti Valentino Rossi yang telah mengoleksi tujuh gelar di kelas tertinggi.
"Saya ingin meraih gelar dunia tahun ini, inilah target saya. Saya takkan melihat statistik, takkan melihat rekor," pungkas Marquez, yang akan menjalani seri pembuka musim ini di Sirkuit Losail, Qatar pada 23-26 Maret nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marquez Tak Perlu Motivasi, Vinales Tak Kenal Takut'
Otomotif 20 Maret 2017, 12:30
-
Marquez Akui Mentalitas Masih Jadi Titik Lemahnya
Otomotif 20 Maret 2017, 09:30
-
Vinales Prediksi Rivalitas vs Marquez Sejak Seri Pembuka
Otomotif 17 Maret 2017, 16:00
-
'Marquez vs Vinales Bakal Terjadi Selama 10 Tahun'
Otomotif 16 Maret 2017, 10:35
-
Marquez Prediksi Ada Lima Pemenang di MotoGP 2017
Otomotif 15 Maret 2017, 15:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR