Bola.net - - Presiden Federasi Balap Motor Internasional (FIM), Vito Ippolito mengaku sangat geram atas kontroversi yang terjadi di MotoGP Argentina, usai Marc Marquez dan Valentino Rossi mengalami senggolan di Tikungan 13 pada Lap 21 pada Minggu (8/4), yang menyebabkan Rossi terjatuh.
Usai balap, Marquez dijatuhi hukuman 30 detik dan ia pun mendatangi garasi Movistar Yamaha untuk meminta maaf, namun diusir oleh sahabat karib The Doctor, Alessio 'Uccio' Salucci. Setelahnya, Rossi pun 'curhat' kepada awak media soal insiden tersebut, menuduh Marquez menghancurkan MotoGP.
"Saya membaca kabar soal peristiwa ini di koran dan saya sangat marah. Saya tidak mau peristiwa semacam akhir 2015 (Sepang Clash) terulang lagi, dan semua peristiwa ini tidak baik bagi olahraga kami, juga untuk dua juara dunia seperti Vale dan Marc," ujar Ippolito seperti yang dilansir GPOne.
Pria asal Argentina ini juga mengaku sepakat dengan opini 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini, yang meyakini bahwa Marquez harus mendapat peringatan keras soal ulahnya di lintasan dan menyebut pernyataan Rossi bahwa Marquez berniat sengaja menjatuhkan lawan merupakan tuduhan berlebihan.
"Ago benar. Marc pasti tidak dengan sengaja mengincar kaki lawan. Tapi juga benar bahwa ia berkendara dengan agresif, dan atas alasan ini ia harus dievaluasi. Di sisi lain, Vale telah melebih-lebihkan pernyataannya. Dia itu punya banyak penggemar, dan kata-katanya negatif untuk olahraga ini," pungkas Ippolito.
Marquez dan Rossi akan kembali bertemu di lintasan di Circuit of The Americas, Austin, Texas pada 20-22 April mendatang. Pada Jumat (20/4) akan digelar rapat Safety Commission yang diikuti seluruh pembalap MotoGP untuk membahas seluruh insiden yang terjadi di Argentina.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marquez Harus Dievaluasi, Rossi Beri Dampak Negatif'
Otomotif 11 April 2018, 15:20
-
Soal Insiden Marquez-Rossi, Bos Repsol Honda Minta Maaf
Otomotif 11 April 2018, 14:09
-
'Jika Valentino Rossi Takut, Kerja Saja di Bank'
Otomotif 11 April 2018, 13:10
-
Marquez: Yang Penting Saya Belajar dari Kesalahan
Otomotif 11 April 2018, 12:20
-
'Marquez Memang Agresif, Tapi Tak Perlu Diskualifikasi'
Otomotif 11 April 2018, 09:35
LATEST UPDATE
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Bayern Munchen Pecahkan Rekor Gol Bundesliga Usai Hancurkan St. Pauli 5-0
Bundesliga 12 April 2026, 06:49
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
LavAni Jadi Tim Pertama Lolos ke Grand Final Proliga 2026
Voli 12 April 2026, 06:25
-
Dengan Real Madrid, Selalu Ada Peluang untuk Comeback
Liga Champions 12 April 2026, 05:50
-
Real Madrid Bikin Trauma, Bayern Diminta Tetap Waspada
Liga Champions 12 April 2026, 05:23
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Semen Padang 12 April 2025
Bola Indonesia 12 April 2026, 05:10
-
Efisiensi Kylian Mbappe Turun, Real Madrid Mulai Terganggu
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:56
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Dewa United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:47
-
Real Madrid Lebih Solid Tanpa Mbappe?
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR