Bola.net - - Pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci sukses meraih empat podium di MotoGP tahun ini, dan tiga di antaranya ia peroleh usai begitu nyaris merebut kemenangan, yakni di Belanda melawan Valentino Rossi, serta Misano dan Jepang usai melawan Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.
Dalam wawancaranya bersama GPOne, Petrucci pun menganggap Marquez sebagai lawan yang paling mengerikan, usai keduanya bertarung sengit di Misano. Dalam balapan itu, Petrucci memimpin selama 21 lap, sebelum akhirnya dikalahkan Marquez di lap terakhir.
"Saya sempat bertarung dengan Marc di Misano, dan di sana ia membuat saya kaget. Ia sungguh tak punya beban dan selalu ada di depan dalam kondisi sulit sekalipun. Ia menyalip saya dengan aksi gila. Saya tak tahu bagaimana ia bisa bertahan, dan saya juga tak tahu bagaimana saya tetap menempelnya!" tutur Petrux yang kala itu finis kedua.
Danilo Petrucci (c) Pramac Racing
Rider Italia ini pun menambahkan, bahwa Misano bukan satu-satunya momen di mana Marquez 'menggila'. Menurutnya, aksi Marquez dan Dovizioso yang nekat adu late braking di Motegi, Jepang juga cukup menakutkan, mengingat hujan mengguyur sangat lebat. Dalam balapan itu, Dovizioso menang usai mengalahkan Marquez di lap terakhir.
"Di Motegi, Marc tampil sangat baik karena ia tak pernah takut apapun, tapi Dovi juga tak main-main! Di sana, mereka berdua sungguh mengerikan dan saya harus membiarkan mereka pergi. Berkendara secepat itu di lintasan yang begitu basah sangatlah gila," ungkap Petrucci.
Rider 27 tahun ini pun tak melupakan Rossi, yang juga bersaing sengit dengannya sampai lap terakhir. "Saya jarang sekali mampu menyalip Vale di area pengereman. Sulit mengalahkannya secara wheel-to-wheel karena tampaknya ia selalu tahu pergerakan Anda," tutup Petrucci.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marquez Tak Kenal Takut, Dovizioso Tak Main-Main'
Otomotif 14 Desember 2017, 13:15
-
Marquez: Akan Tiba Waktunya Lawan Morbidelli-Mir
Otomotif 14 Desember 2017, 11:15
-
Marquez Pertimbangkan Tim Lain, Takkan Pikirkan Uang
Otomotif 13 Desember 2017, 14:05
-
Abaikan Prediksi Rossi, Marquez Bidik Gelar Ketujuh
Otomotif 13 Desember 2017, 12:00
-
Karena Madrid, Barca Kembali Jatuh Cinta pada Neymar
Liga Champions 12 Desember 2017, 14:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR