Bola.net - - Pembalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco boleh jadi membuat banyak orang takjub atas gebrakan-gebrakannya dalam tahun pertamanya di MotoGP musim ini. Meski begitu, rider Prancis ini menyatakan bahwa fisiknya belum sepenuhnya beradaptasi dengan tenaga motor MotoGP yang cukup besar.
Sebelum naik ke MotoGP, Zarco lebih dulu turun di Moto2 selama lima tahun, termasuk saat ia merebut gelar dunia pada 2015 dan 2016. Tentu mengadaptasikan kondisi fisik dengan motor-motor MotoGP tak pernah mudah, mengingat para rider harus membentuk otot-otot tertentu dan menjaga pola makannya.
"Pada tahun pertama saya di MotoGP, saya tak selalu bisa melakukan hal-hal heroik. Tapi saya telah membuktikan bahwa saya kompetitif. Saat menghadapi kesulitan, masalah saya tetap sama. Kami selalu bicara soal feeling pada mesin, yang terkadang tak sempurna," ujarnya kepada Speedweek.
Johann Zarco (c) AFP
Zarco pun menyatakan bahwa kondisi tersulit bagi fisiknya adalah saat harus tampil di sirkuit-sirkuit non-Eropa, terutama di tiga seri flyaway, yakni Jepang, Australia dan Malaysia. Tahun depan, MotoGP bahkan juga bakal mampir ke Thailand, yang dikenal dengan cuacanya yang panas dan lembap.
"Kini saya sudah bisa melaju cepat di kelas tertinggi. Tapi saya masih harus beradaptasi, terutama balapan di luar Eropa. Saya harus bisa membawa motor kami mencapai limit, tapi nyatanya saya hanya bisa ngotot selama 10-15 menit. Mestinya, saya harus melakukannya selama 40 menit," ungkap rider 27 tahun ini.
Meski begitu, Zarco mengaku telah mempersiapkan latihan khusus untuk kebugarannya. "Kami sudah punya rencana selama musim dingin. Sepanjang musim balap, Anda takkan pernah benar-benar bisa mengatasi masalah. Tapi di musim dingin, Anda bisa bersiap lebih matang agar lebih kuat di musim depan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Johann Zarco Akui Fisiknya Belum Kuat untuk MotoGP
Otomotif 14 Desember 2017, 10:15
-
Abaikan Prediksi Rossi, Marquez Bidik Gelar Ketujuh
Otomotif 13 Desember 2017, 12:00
-
Akui Tak Dekat dengan Rossi, Ini Penjelasan Dovizioso
Otomotif 13 Desember 2017, 10:00
-
Tech 3 Sebut Zarco Takkan Dapat Yamaha 2018
Otomotif 12 Desember 2017, 15:05
-
'MotoGP Makin Sering Balapan, Tim Satelit Paling Untung'
Otomotif 12 Desember 2017, 13:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR