
Bola.net - Team Principal Red Bull Racing Honda, Christian Horner, mengaku akan memberikan suplai minuman berenergi Red Bull secara gratis kepada pembalap Williams Racing, Nicholas Latifi, yang memengaruhi perebutan gelar dunia antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton di Formula 1 GP Abu Dhabi, Minggu (12/12/2021).
Verstappen dan Hamilton sengit berebut gelar sejak awal musim. Saking sengitnya, mereka memasuki balapan penutup di Abu Dhabi dengan poin setara. Yang finis di depan satu sama lain, otomatis jadi juara. Dalam balapan itu, Verstappen start dari pole. Namun, Hamilton menyalipnya dan memimpin sejak lap pertama.
Kecelakaan Latifi pada Lap 53 yang mengundang Safety Car pun mengubah situasi. Dalam periode itu, Red Bull meminta Verstappen pit stop untuk ganti ke ban lunak. Uniknya, FIA Stewards meminta Safety Car masuk ke pit pada akhir Lap 57. Alhasil, pada lap 58 alias terakhir, Verstappen menyalip Hamilton dan keluar sebagai juara.
'Terima Kasih, Nicholas Latifi!'
LAP 54/58
— Formula 1 (@F1) December 12, 2021
Huge drama as Nicholas Latifi goes into the barriers - he reports that he is ok
But the Safety Car comes out and Max Verstappen immediately goes into the pits for some fresh tyres
We *could* have a final lap shootout here... WOW#AbuDhabiGP 🇦🇪 #F1 pic.twitter.com/j9uUZxGPaW
Kepada Channel 4, seperti yang dikutip Crashnet pada Senin (13/12/2021), Horner mengakui timnya memang butuh keajaiban agar Verstappen menang dan juara. Pasalnya, sebelum periode Safety Car, Hamilton sempat unggul lebih dari 10 detik. Horner pun berterima kasih pada Latifi dan mensyukuri kebijakan FIA Stewards.
"Ia akan dapat suplai Red Bull seumur hidup, itu jelas. Kami memang butuh sesuatu dari dewa-dewa balap dalam sepuluh lap terakhir. Terima kasih kepada Nicholas Latifi atas Safety Car-nya. Saya harus mengatakan ini kepada Stewards, bahwa mereka melakukan hal hebat dengan membiarkan balapan berlanjut," tutur Horner.
Latifi sendiri meminta maaf kepada semua pihak atas kecelakaannya. Pembalap Kanada yang akrab disapa 'Nicky' ini mengaku tak pernah punya niatan memengaruhi jalannya balap dan perebutan gelar antara Verstappen dan Hamilton. Ia mengaku kecelakaan tersebut murni kesalahannya sendiri akibat kendala grip.
Nicholas Latifi Tegas Tak Berniat Pengaruhi Balapan

"Saya tak pernah ingin melakukannya dengan sengaja, dan saya hanya bisa meminta maaf karena telah memengaruhi dan menciptakan sebuah kesempatan. Saya melakukan kesalahan. Kami benar-benar kesulitan mencari grip pada beberapa tikungan, terutama di mana saya kecelakaan," ujar Latifi, yang kecelakaan di Tikungan 14.
"Itu tikungan yang mengecoh bagi saya sepanjang akhir pekan. Ban kotor, udara kotor, dan saya melakukan kesalahan. Saya tak memahami situasi sebelum itu terjadi. Jelas, tak pernah jadi niatan saya dengan sengaja memengaruhinya, namun saya melakukan kesalahan dan menghancurkan balapan saya sendiri," tutup Latifi.
Sementara Verstappen memenangi balapan dan merebut gelar dunia, Hamilton harus puas finis kedua dan menjadi runner up. Dengan begitu, Hamilton masih mengoleksi jumlah gelar yang setara dengan koleksi Michael Schumacher, yakni dengan tujuh gelar dunia di F1.
Sumber: Channel 4, Crashnet
Baca Juga:
- Max Verstappen Bakal Pakai Nomor Balap 1 di Formula 1 2022
- Marc Marquez Kehabisan Suara Gara-Gara Dukung Max Verstappen Juarai Formula 1 2021
- Yamaha: Maverick Vinales Punya Talenta Juara, Tapi Mentalnya Rapuh
- Yamaha: MotoGP Bakal Sulit Temukan Ikon Baru Seperti Valentino Rossi
- Para Rival Sanjung Max Verstappen, Sudah Prediksi Bakal Juarai Formula 1 Suatu Saat Nanti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Kalahkan Lewis Hamilton, Gelar F1 Max Verstappen Makin Bernilai Tinggi'
Otomotif 14 Desember 2021, 12:40
-
Max Verstappen Juara, Sang Bos: Red Bull Gratis Seumur Hidup untuk Nicholas Latifi
Otomotif 14 Desember 2021, 09:46
-
Max Verstappen Bakal Pakai Nomor Balap 1 di Formula 1 2022
Otomotif 14 Desember 2021, 08:43
-
Marc Marquez Kehabisan Suara Gara-Gara Dukung Max Verstappen Juarai Formula 1 2021
Otomotif 13 Desember 2021, 16:10
-
Para Rival Sanjung Max Verstappen, Sudah Prediksi Bakal Juarai Formula 1 Suatu Saat Nanti
Otomotif 13 Desember 2021, 13:15
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR