
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku sulit berkata-kata usai merebut kemenangannya yang perdana di kelas tertinggi di seri kandangnya, MotoGP San Marino, yang digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada Minggu (13/9/2020).
Ini kemenangan perdana Morbidelli di ajang Grand Prix sejak Moto2 Aragon 2017, sekaligus podium keduanya di MotoGP usai finis kedua di Ceko bulan lalu. Tak hanya itu, ia menjadi rider keempat yang sukses meraih kemenangan perdana tahun ini, setelah Fabio Quartararo, Brad Binder, dan Miguel Oliveira.
Start kedua, Morbidelli langsung memimpin balapan sejak tikungan pertama, dan melenggang bebas sampai finis. Dalam wawancaranya dengan reporter Dorna Sports, Simon Crafar, di parc ferme usai balap, rider berusia 25 tahun ini mengaku teringat pada perjuangannya di kejuaraan superstock nasional pada 2013.
Teringat Kenangan Manis 7 Tahun Lalu
Six races, five different winners, unlimited title contenders! 😎@FrankyMorbido12 launches himself into the championship picture! 💪#FrankySaysRelax| #SanMarinoGP 🇸🇲 pic.twitter.com/7ixrxr3BgR
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) September 13, 2020
"Entah apa yang saya rasakan. Saya masih harus memproses semuanya. Tapi yang jelas ini hasil yang baik, rasanya menyenangkan. Saya sangat bahagia, saya ingin menikmati momen ini. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah terima kasih kepada tim saya, orang-orang yang bekerja dan membantu saya," ujarnya via MotoGP.com.
"Pada lap terakhir, yang saya pikirkan hanyalah tujuh tahun lalu, ketika saya di sini, saat menang di Superstock Italia, dan rasanya seperti ini. Tapi yang ini jauh lebih menyenangkan lagi! Jadi, saya sungguh sulit berkata-kata, saya hanya ingin menikmati momen ini," ungkap anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Kepada Fox Sports Asia, rider Italia berdarah Brasil ini juga mengaku sudah merasakan sejak Jumat (11/9/2020) bahwa dirinya punya sesuatu yang spesial dalam menghadapi balapan. Ia pun merasa sangat bangga bisa menang di rumah sendiri, hal yang belum pernah ia rasakan sejak menjalani debut Moto2 pada 2014 lalu.
Belum Pernah Menang di Kandang Sejak Debut 2014
"Saya merasa ini adalah pekan yang ajaib bagi saya. Semuanya berjalan dengan baik, hasilnya juga baik. Jadi, sejak awal saya memang merasa bahwa inilah waktunya saya melakukan sesuatu yang hebat, dan ternyata terwujud. Saya pun saya sangat bahagia dan bangga," ungkap rider berjuluk 'Morbido' ini.
"Sebelumnya, saya belum pernah menang di Misano di kejuaraan dunia, dan menang di MotoGP jelas merupakan prestasi terhebat dalam hidup saya. Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua orang yang bekerja dengan saya, karena ini bukan kerja keras saya sendiri. Ini berkat kerja keras tim, dan semua terbayar di trek," tutupnya.
Saat ini, Morbidelli pun duduk di peringkat 7 pada klasemen pembalap dengan koleksi 57 poin, 19 poin dari Andrea Dovizioso di puncak. Ia akan kembali turun lintasan dalam uji coba tengah musim pada Selasa (15/9/2020) dan pekan balap MotoGP Emilia Romagna pada 18-20 September, di trek yang sama.
Sumber: MotoGP/Fox Sports Asia
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Misano, San Marino
- Hasil Balap MotoGP San Marino: Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana
- Klasemen Sementara Moto2 2020 Usai Seri Misano, San Marino
- Hasil Balap Moto2 San Marino: Luca Marini Bekuk Bezzecchi-Bastianini
- Klasemen Sementara Moto3 2020 Usai Seri Misano, San Marino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Murid Rossi yang Jago: Reaksi Netizen Soal Kemenangan Franco Morbidelli di MotoGP San Marino
Otomotif 13 September 2020, 21:56
-
Menangi MotoGP San Marino, Franco Morbidelli: Pekan yang Ajaib!
Otomotif 13 September 2020, 21:08
-
Hasil Balap MotoGP San Marino: Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana
Otomotif 13 September 2020, 19:54
-
Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino: Vinales Rebut Pole, 4 Yamaha Berkuasa
Otomotif 12 September 2020, 20:03
-
Hasil FP4 MotoGP San Marino: Fabio Quartararo Kembali Tercepat
Otomotif 12 September 2020, 19:20
LATEST UPDATE
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR