Bola.net - - Sejak awal musim, pembalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Joan Mir diketahui tak ingin berlama-lama di Moto2 dan ingin segera naik ke MotoGP. Pernyataannya ini tak diragukan lagi menarik minat beberapa tim papan atas MotoGP, mengingat ia merupakan juara dunia Moto3 2017.
Sepanjang musim lalu, Mir memang mendominasi dengan merebut 10 kemenangan. Dalam tujuh seri pertama Moto2 musim ini, ia juga telah melakukan berbagai gebrakan dan telah merebut dua podium. Repsol Honda dan Suzuki Ecstar merupakan dua tim MotoGP yang segera mengejarnya.
Mir pun sempat santer dikabarkan menjadi kandidat terkuat sebagai pengganti Dani Pedrosa di Repsol Honda. Meski begitu, rider 20 tahun ini secara mengejutkan justru lebih memilih Suzuki Ecstar, di mana GSX-RR masih mengalami performa yang naik turun selama dua musim terakhir.
Suzuki Paling Getol

Mir pun menyatakan bahwa Suzuki jauh lebih getol dalam mendekatinya dibandingkan Honda. Merasa sangat diinginkan oleh pabrikan asal Hamamatsu, Jepang ini, Mir pun akhirnya luluh. Gagal merebut Mir, Repsol Honda pun akhirnya banting setir menggaet Jorge Lorenzo.
"Suzuki mempresentasikan proyek yang sangat baik, dan mereka merupakan pihak yang lebih ngotot mendekati saya. Inilah alasan saya juga sangat ingin pergi ke sana. Saya merasa bahwa tawaran Suzuki lebih kuat," ujar Mir dalam jumpa pers MotoGP Catalunya.
Adaptasi yang Cepat

Mir juga mempercayai kemampuannya sendiri untuk beradaptasi dengan baik di atas motor-motor berbeda, terbukti dari gelar Moto3 yang ia rebut dalam tahun keduanya turun di kelas tersebut dan level performanya yang baik meski baru menjalani tujuh balapan di Moto2. Ia yakin tren positif ini bisa ia lanjutkan di MotoGP kelak.
"Jika tiga tahun lalu Anda bilang saya akan ke MotoGP, saya bakal bilang Anda gila. Saya sangat puas atas progres saya sejauh ini, saya tumbuh dan beradaptasi dengan sangat cepat di atas motor berbeda di Moto3 dan Moto2. Saya hanya berharap bisa melanjutkan prorgres ini dan sedikit lebih baik lagi di Moto2, dan itulah prioritas saya," ungkapnya.
Kontrak Dua Tahun

Mir juga menyatakan bahwa keputusannya pindah ke MotoGP juga dipengaruhi oleh tren silly season dan negosiasi kontrak. Begitu banyak rider MotoGP yang kontraknya habis akhir tahun nanti, dan bergabung sekarang ia nilai juga akan mempermudah masa-masa negosiasinya di masa depan.
"Saya rasa Moto2 kategori yang levelnya sangat tinggi. Tapi ada banyak hal di luar ini, yang membuat saya ingin naik ke MotoGP. Kebanyakan kontrak di MotoGP berdurasi dua tahun, dan saya harus beradaptasi pada situasi ini. Saya juga sudah bilang sejak awal musim, jika saya tampil kuat dalam beberapa balapan pertama di Moto2, saya ingin segera naik ke MotoGP. Ini opini saya dan saya rasa ini sudah tepat," tutupnya.
MotoGP Belanda 2018

Akhir pekan ini, penghuni paddock MotoGP 2018 akan menjalani seri kedelapan di Sirkuit Assen, Belanda pada 29 Juni-1 Juli.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Joan Mir Lebih Pilih Suzuki Ketimbang Honda?
Otomotif 28 Juni 2018, 11:45
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Assen, Belanda 2018
Otomotif 25 Juni 2018, 09:10
-
Joan Mir ke MotoGP, Alex Marquez Akui Tak Iri
Otomotif 22 Juni 2018, 14:00
-
Inilah Alasan Suzuki Batalkan Niat Rekrut Jorge Lorenzo
Otomotif 22 Juni 2018, 11:45
-
Mendadak Muncul, Jonas Folger Jalani Uji Coba Moto2
Otomotif 22 Juni 2018, 10:50
LATEST UPDATE
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR