
Bola.net - Pecco Bagnaia mengaku merasa beruntung bisa lolos dari cedera serius usai kecelakaan hebat dalam main race MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (3/9/2023). Namun, rider Ducati Lenovo Team ini yakin kecelakaannya tidaklah normal.
Start dari pole, Bagnaia langsung memimpin balapan. Namun, di Tikungan 2, anak didik Valentino Rossi ini mengalami highside dan terlempar dari motornya. Tubuhnya berada di tengah trek, dan Brad Binder tak bisa menghindar. Motor KTM milik Binder pun melindas kaki rider Italia itu.
Bagnaia membutuhkan penanganan petugas medis di TKP, sehingga balapan harus dihentikan. Setelah berhasil ditandu masuk ke dalam ambulans, ia segera dilarikan ke Medical Center. Pemeriksaan awal pun menyatakan ia tak mengalami patah tulang apa pun.
Merasa Harus Bersyukur

Meski begitu, Direktur Medis MotoGP dr. Angel Charte memutuskan untuk mengirimnya ke Hospital General de Catalunya untuk melakukan CAT scan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi Bagnaia, karena ia pernah mengalami patah tulang di kaki yang sama pada 2020.
Beruntung, Bagnaia lolos dari cedera serius dan hanya mengalami memar-memar. "Saya sangat beruntung hari ini. Saya harus bersyukur. Terkadang Anda memang butuh keberuntungan," ungkap Bagnaia via MotoGP.com usai kembali ke sirkuit.
Juara dunia bertahan ini mengaku sudah merasakan kejanggalan pada motor Desmosedici GP24 miliknya sejak lap pemanasan. Ia mengaku merasakan grip yang sangat rendah pada ban belakangnya, yang menurutnya menjadi pemicu kecelakaan tersebut.
Bakal Coba Tampil di Misano

"Entahlah, saya mendapatkan grip yang sangat rendah sejak lap pemanasan dan kemudian mengalami kecelakaan besar. Itu bukan highside yang normal. Sulit untuk memahami apa yang terjadi, tapi yang jelas itu bukan kecelakaan yang wajar," ujar Bagnaia.
"Grip ban belakang yang saya punya pada lap pemanasan tidak normal. Kami pun akan melakukan segalanya semampu kami agar bisa tampil di Misano dan mencoba bekerja dengan baik," pungkas pembalap berusia 26 tahun ini.
Meski gagal finis dalam balapan ini, Bagnaia masih memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 260 poin. Ia diharapkan bisa tampil di seri kandangnya, yakni MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada 8-10 September 2023.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Johann Zarco Kecam Enea Bastianini: Jangan Sok Pahlawan, Insiden Itu Bisa Berakhir Tragis!
Otomotif 4 September 2023, 16:14
-
Marc Marquez: Keluarga MotoGP Beruntung Pecco Bagnaia Lolos dari Cedera
Otomotif 4 September 2023, 13:49
-
Heboh Banget! 3 Selebrasi Kocak Aprilia Usai Cetak Sejarah di MotoGP Catalunya
Otomotif 4 September 2023, 11:30
-
Sempat Jenguk, Brad Binder Kaget Pecco Bagnaia Malah Santuy Usai Kecelakaan
Otomotif 4 September 2023, 11:03
-
Merasa Beruntung Lolos dari Cedera Serius, Pecco Bagnaia: Kecelakaan Saya Tidak Normal
Otomotif 4 September 2023, 10:35
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR