
Bola.net - Test rider Ducati Corse, Michele Pirro, tak pelak lagi menjadi bagian penting dari kebangkitan pabrikan Italia tersebut di MotoGP. Selama satu dekade, ia setia mendampingi Ducati sejak masa terpuruk sampai masa sukses ketika kembali meraih gelar dunia bersama Pecco Bagnaia pada musim 2022.
Pirro yang sempat balapan penuh bersama Honda Gresini pada 2012, digaet Ducati sebagai test rider pada akhir musim, usai mereka gagal membantu Valentino Rossi jadi juara dunia. Sejak itu, Pirro pun bertugas menjalani puluhan tes per tahun, serta menjalani ratusan lap setiap kali turun lintasan.
Saat bergabung ke Ducati, Pirro bekerja di bawah kepemimpinan General Manager lama Ducati Corse, Bernhard Gobmeier. Namun, pria Jerman itu mengundurkan diri pada akhir 2013, dan jabatannya diambil alih Gigi Dall'Igna yang datang dari Aprilia. Pirro pun mengaku sempat kesal pada Dall'Igna.
Sempat Benci Gigi Dall'Igna, Casey Stoner Jadi Penentu Karier

Lewat GPOne, Senin (19/12/2022), Pirro mengaku tadinya ia hanya dikontrak setahun oleh Ducati. Namun, saat Dall'Igna tiba, kontraknya diperpanjang. Ia diberi iming-iming kans kembali jadi pembalap seutuhnya bagi Ducati di MotoGP saat Desmosedici sudah kompetitif. Namun, janji itu ternyata tak ditepati oleh Dall'Igna.
"Sampai lima tahun lalu, saya benci Gigi. Saya semestinya hanya jadi test rider selama setahun. Saya ingin balapan, dan ia bilang saya bakal dapat kans saat motornya sudah kompetitif. Saat Casey datang sebagai test rider, saya pikir saya sudah bebas. Nyatanya, Casey tak bertahan lama dengan jabatannya," kisah Pirro.
Stoner memang sempat menjadi test rider Ducati pada 2016, tetapi memutuskan berhenti pada akhir 2018 karena merasa saran-sarannya tak didengarkan oleh Dall'Igna. Pirro pun makin kesal, karena kepergian Stoner menandakan bahwa ia harus kembali menjadi test rider utama Ducati dan kans balapan menipis lagi.
Masih Sering Berandai-andai

"Episode itu jadi titik balik karier saya. Gigi bilang, 'Aku bisa saja cari test rider, tetapi tidak test rider yang bisa bekerja seperti kau'. Saya mencerna kata-kata ini, meski sampai kini masih memikirkan apa yang bisa terjadi andai saya balapan. Namun, Gigi punya target dan mengelilingi dirinya dengan orang-orang terbaik demi meraihnya," tutur Pirro.
Rider yang kini balapan secara penuh di CIV Superbike dan kerap jadi pembalap wildcard di MotoGP ini menyatakan, seiring berjalannya waktu, ia mulai bisa menerima perannya sebagai test rider. Ia bahkan merasa bangga bisa jadi bagian penting sekaligus salah satu penentu pulangnya gelar MotoGP ke markas Ducati.
"Saat saya masih muda, sulit menerimanya. Saya merasa talenta saya tak kurang dibanding rider lain. Atas alasan itulah saya kecewa. Saya akan selalu memikirkan level apa yang bisa saya capai andai balapan semusim penuh di MotoGP. Namun, kini saya jadi bagian dari tim yang penting, dan saya datang ke Ducati bahkan sebelum Gigi tiba!" tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca juga:
- Daftar Test Rider MotoGP 2023: Kerja di Balik Layar, Berperan Besar Kembangkan Motor
- Michele Pirro, Test Rider Pahlawan Ducati: Menderita di Era Valentino Rossi, Jaya di Era Pecco Bagna
- Enea Bastianini Prediksi Marc Marquez Bakal Jadi Rival Tangguh di MotoGP 2023
- Daftar Merek Helm di MotoGP 2023, Mana yang Paling Banyak Dipakai Pembalap?
- 7 Negara Turunkan Wakil di MotoGP 2023, Spanyol Kuasai Hampir Separuh Grid!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michele Pirro Sempat Kesal 'Dipaksa' Gigi Dall'Igna-Casey Stoner Jadi Test Rider Ducati
Otomotif 21 Desember 2022, 11:47
-
Ducati Juara Lagi, Casey Stoner: Selamat untuk Pecco Bagnaia dan Fabio Quartararo!
Otomotif 6 November 2022, 21:40
-
Marc Marquez Beber Keuntungan Gantikan Casey Stoner di Repsol Honda
Otomotif 20 Oktober 2022, 14:10
-
Marc Marquez: Saya dan Casey Stoner Sepakat Motor MotoGP Makin Buruk Rupa
Otomotif 19 Oktober 2022, 16:11
-
Fabio Quartararo Tak Iri Pecco Bagnaia Dapat Bantuan dari Casey Stoner
Otomotif 14 Oktober 2022, 14:38
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR