
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku senang sekaligus bingung bisa sukses finis di posisi 5 dalam MotoGP Belanda di Sirkuit Assen pada Minggu (30/6). Padahal, ia memulai pekan balap tersebut dengan berbagai kesulitan dan kerap terlempar dari 15 besar.
Start dari posisi 9, Morbidelli mampu naik ke posisi 7 usai Alex Rins jatuh pada Lap 3. Ia sempat tersalip Cal Crutchlow pada Lap 13, namun mampu membalas usai rider LCR Honda itu melebar pada Lap 21. Morbidelli juga berhasil menyalip Joan Mir untuk merebut posisi 6 saat balapan menyisakan tiga lap.
Performa apik Morbidelli pun terjadi pada dua lap terakhir. Ia mampu melaju sangat cepat dan mengejar duet Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Juara dunia Moto2 2017 ini pun sukses menyalip Petrucci tepat di chicane terakhir pada lap pamungkas dan finis di posisi 5.
Meski puas atas hasil ini, Morbidelli tetap harus memecahkan teka-teki yang sama dengan mentornya yang juga rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Ketika Maverick Vinales dan Fabio Quartararo kompak berkuasa di posisi 3 besar selama pekan balap, Morbidelli dan Rossi justru kesulitan untuk masuk 10 besar.
Tak Iri Lihat Quartararo
Kepada Crash.net, Morbidelli mengaku belum bisa menemukan penyebab utama mengapa performanya dan Rossi bisa berkebalikan dengan Vinales, yang mengendarai YZR-M1 dengan spek yang sama persis dengan miliknya.
"Saya dan Vale punya gaya balap yang mirip, jadi mungkin itu sebabnya kami selalu punya performa yang sama. Saat ia merasakan beberapa masalah, saya merasakannya juga. Tapi saya harap kami mampu melaju cepat di balapan-balapan berikutnya," ungkapnya.
Di sisi lain, Morbidelli juga menolak iri melihat gemilangnya performa sang tandem, Quartararo di 8 seri pertama musim ini. "Kami fokus pada diri sendiri dan coba melakukan yang terbaik. Fabio membuat semua terlihat sangat mudah dan alami, tapi garasi saya agak kesulitan atas beberapa alasan. Kami coba memperbaiki paket motor, berkendara maksimal dan akhirnya mampu mengakhiri balapan dengan baik," tuturnya.
Kebalikan dari Seri-Seri Sebelumnya
Meski menyebut balapan di Assen kali ini bukanlah yang terbaik, Morbidelli tetap senang bisa bertarung dengan rider lain, apalagi dirinya merasa bisa melaju cepat di akhir balapan. Hasil ini jelas berhasil membayar kekecewaannya usai memulai pekan balap kali ini dengan cara yang kurang baik.
"Jadi ini sungguh kebalikan dari balapan-balapan sebelumnya, di mana kami cepat di sesi latihan namun tertinggal dalam balapan. Entah apa yang harus saya harapkan di Sachsenring, karena tahun lalu saya absen. Meski begitu saya tak sabar pergi ke sana dan memulai pekerjaan dari apa yang kami akhiri di sini," tutupnya.
Berkat hasil ini, Morbidelli tengah duduk di peringkat 12 pada klasemen pebalap dengan koleksi 45 poin, tertinggal 22 poin dari Quartararo yang ada di peringkat 6. MotoGP Jerman pun akan digelar akhir pekan nanti di Sirkuit Sachsenring.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marc vs Mack': Akankah Assen Jadi Awal Duel Marquez-Vinales?
Otomotif 2 Juli 2019, 15:30
-
Tak Merasa Nomor Satu di Yamaha, Vinales: Rossi Rider Hebat
Otomotif 2 Juli 2019, 14:20
-
Morbidelli Selalu Punya Masalah yang Sama dengan Rossi
Otomotif 2 Juli 2019, 10:10
-
Quartararo Bangga Akhirnya Bisa Pimpin Balapan MotoGP
Otomotif 2 Juli 2019, 09:18
-
Tak Jeli di Tikungan 5, Fabio Quartararo Sebut Dirinya Bodoh
Otomotif 1 Juli 2019, 11:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR