MotoGP Aragon Daerah Kekuasaan Marc Marquez, Akankah Ducati Menang Lagi Usai Disikat Honda dan Aprilia?

Bola.net - MotoGP 2025 akan memasuki seri kedelapan, yakni Seri Aragon yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 6-8 Juni 2025. Sirkuit ini menjadi favorit banyak rider tuan rumah, terutama pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez.
Akhir pekan ini, Ducati sudah pasti ingin menang bersama Marquez. Pasalnya, mereka baru saja kalah dua kali beruntun masing-masing dari Honda di Seri Prancis dan dari Aprilia di Seri Inggris. Terlebih, Aragon sudah seperti daerah kekuasaan Marquez.
Aragon pertama kali menggelar MotoGP pada 2010, dan sempat menggelar dua Grand Prix sekaligus pada 2020 akibat pandemi Covid-19, salah satunya dinamai Grand Prix Teruel. Pada 2023, mereka absen akibat hendak dirotasi dengan trek-trek di Semenanjung Iberia lainnya. Namun, rencana rotasi ini batal sehingga Aragon kembali ke kalender MotoGP pada 2024.
Banyaknya Tikungan ke Kiri Bikin Marc Marquez Suka

Aragon juga merupakan salah satu sirkuit favorit Marquez di samping Sachsenring, Jerman. Alasannya cukup jelas, yakni karena sirkuit ini mengalir berlawanan dengan arah jarum jam dan memiliki banyak tikungan ke kiri. Nama Marquez bahkan sampai diabadikan di Tikungan 10.
Sampai saat ini, Marquez juga masih menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak di Aragon. Ia mengoleksi tujuh kemenangan, yakni 1 di Moto2 dan 6 di MotoGP. Musim lalu, ketika masih membela Gresini Racing, ia bahkan menyapu bersih dua kemenangan langsung, yakni di balapan Sprint dan balapan Grand Prix dari pole.
Berikut profil singkat Sirkuit MotorLand Aragon, sekaligus daftar pembalap dan pabrikan MotoGP dengan kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut. Simak yuk, Bolaneters!
Profil Sirkuit MotorLand Aragon
Layout Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, yang dipakai oleh MotoGP. (c) Dorna Sports/MotoGP.com
Nama: MotorLand Aragon
Lokasi: Alcaniz, Aragon, Spanyol
Panjang: 5,08 km
Lebar: 15 m
Trek lurus terpanjang: 968 m
Tikungan: 17 (7 kanan, 10 kiri)
All time lap record: 1'45,801 (Marc Marquez - Ducati - 2024)
Best pole: 1'46,069 (Pecco Bagnaia - Ducati - 2022)
Best race lap: 1'47,795 (Luca Marini - Ducati - 2022)
Daftar Pembalap dan Pabrikan dengan Kemenangan Terbanyak di Aragon
Daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di Aragon:
- Marc Marquez: 6 kemenangan (2013, 2016, 2017, 2018, 2019, 2024)
- Casey Stoner: 2 kemenangan (2010, 2011)
- Jorge Lorenzo: 2 kemenangan (2014, 2015)
- Dani Pedrosa: 1 kemenangan (2012)
- Alex Rins: 1 kemenangan (2020)
- Franco Morbidelli: 1 kemenangan (2020)
- Pecco Bagnaia: 1 kemenangan (2021)
- Enea Bastianini: 1 kemenangan (2022)
Daftar Pabrikan dengan kemenangan terbanyak di Aragon:
- Honda: 7 kemenangan (2011, 2012, 2013, 2016, 2017, 2018, 2019)
- Ducati: 4 kemenangan (2010, 2021, 2022, 2024)
- Yamaha: 3 kemenangan (2014, 2015, 2020)
- Suzuki: 1 kemenangan (2020)
Daftar Pemenang MotoGP di MotorLand Aragon
- 2010: Casey Stoner - Ducati Team
- 2011: Casey Stoner - Repsol Honda
- 2012: Dani Pedrosa - Repsol Honda
- 2013: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2014: Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha
- 2015: Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha
- 2016: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2017: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2018: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2019: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2020: Alex Rins - Suzuki Ecstar
- 2020: Franco Morbidelli - Petronas Yamaha SRT (Grand Prix Teruel)
- 2021: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team
- 2022: Enea Bastianini - Ducati Lenovo Team
- 2023: Absen dari kalender MotoGP
- 2024: Marc Marquez - Gresini Racing Ducati (Sprint)
- 2024: Marc Marquez - Gresini Racing Ducati (Grand Prix)
Baca Juga:
- Honda Takkan Panggil Pengganti Luca Marini di MotoGP Aragon, Padahal Punya 3 Test Rider
- Aprilia Umumkan Pemulihan Jorge Martin Kian Lancar, Tapi Kode Masih Absen Satu Bulan Lagi
- Mengapa Marc Marquez Ogah Ikut-Ikut Pecco Bagnaia Ngotot Balapan di Suzuka 8 Hours?
- Pecco Bagnaia Lagi-Lagi Minta Ducati Balapan di Suzuka 8 Hours, Setim dengan Bulega dan Petrucci
- Mengenal Jenis-Jenis Ban Michelin di MotoGP: Aturan Ketat, Pembalap Bisa Dapat Hukuman Berat!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
-
Jelang Everton vs Man Utd, Michael Carrick Ungkap Kondisi Mason Mount
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:54
-
Michael Carrick Ungkap Momen Dapat Tawaran Latih Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:39
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:28
-
Jadi Manajer Interim Man United, Carrick Ogah Tiru Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:08
-
Tempat Menonton Semen Padang vs Malut United Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:36
-
Nonton BRI Super League: Link Live Streaming Persik vs Bhayangkara FC di Vidio
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:22
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR