
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, yakin Jorge Martin memiliki alasan tersendiri dalam menimbang-nimbang opsi hengkang dari Aprilia Racing pada MotoGP 2026. Menurut delapan kali juara dunia ini, suatu saat nanti 'Martinator' akan memberikan penjelasan kepada publik.
Martin sedang berpikir untuk memakai klausul kontraknya, yang bisa melepasnya pada tahun kedua jika tak mencapai hasil baik pada awal 2025. Padahal, ia tak bisa menyabet hasil baik akibat dirundung cedera parah usai tiga kali kecelakaan hebat. Ia juga baru sekali balapan bersama Aprilia, yakni di Seri Qatar.
Martin pun menyatakan bahwa ia masih melakukan diskusi dengan Aprilia mengenai potensi hengkang atau bertahan. Sementara itu, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, merasa optimistis bisa merayu sang juara dunia bertahan untuk bertahan setidaknya sesuai dengan durasi kontrak yang mereka sepakati.
Pilih Doakan Jorge Martin Cepat Pulih dan Kembali Balapan

Marquez sendiri mengakhiri kontraknya dengan Honda lebih cepat satu tahun pada akhir 2023. Namun, ia menyebut keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan bersama. Apalagi, kala itu ia menjalani empat musim yang kelam akibat cedera dan penurunan performa RC213V.
Dalam pembukaan gerai baru Ducati di Barcelona, Spanyol, pada Selasa (3/6/2025), Marquez pun mengaku yakin pasti Martin memiliki alasan kuat dalam mempertimbangkan opsi hengkang dari Aprilia. Namun, ia lebih memilih mendoakan Martin cepat pulih dari cedera dan segera kembali balapan.
"Tentu saja saya mengikuti berita tentang MotoGP, dan ketika saya melihat kabar tentang Jorge Martín... dia pasti punya alasan dan penjelasannya sendiri. Yang terpenting, mari kita berharap ia segera pulih dan bisa kembali ke lintasan secepat mungkin," ungkap rider berusia 32 tahun ini kepada Marca.
Tak Sama dengan Perpisahan Marc Marquez dan Honda
Di lain sisi, Marquez juga meyakini bahwa perpisahannya dengan Honda pada akhir 2023 tidak bisa disamakan dengan potensi perpisahan Martin dan Aprilia. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers MotoGP Inggris di Silverstone dua pekan lalu, yakni Kamis (22/5/2025).
“Saya rasa situasi saya benar-benar berbeda. Pertama, karena saya datang dari empat tahun dengan banyak cedera. Kedua, saya memberikan, atau lebih tepatnya kami, meraih enam gelar juara dunia bersama Honda, karena pada akhirnya kami adalah satu tim," ujarnya.
"Kami punya hubungan luar biasa. Bahkan sampai kini, hubungan kami masih sangat baik. Selain itu, jumlah anggaran yang mereka keluarkan untuk gaji saya sebenarnya tak diperlukan. Hubungan saya dengan mereka sangat istimewa dan itu (berpisah) kesepakatan bersama" pungkas Marquez.
Sumber: Marca, MotoGP
Baca Juga:
- Reaksi Tak Terduga Fans Aprilia saat Jumpa Jorge Martin, Teriak-Teriak Minta Bertahan di MotoGP 2026
- MotoGP Aragon Daerah Kekuasaan Marc Marquez, Akankah Ducati Menang Lagi Usai Disikat Honda dan Aprilia?
- Honda Takkan Panggil Pengganti Luca Marini di MotoGP Aragon, Padahal Punya 3 Test Rider
- Aprilia Umumkan Pemulihan Jorge Martin Kian Lancar, Tapi Kode Masih Absen Satu Bulan Lagi
- Mengapa Marc Marquez Ogah Ikut-Ikut Pecco Bagnaia Ngotot Balapan di Suzuka 8 Hours?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Inggris di Silverstone
Otomotif 25 Mei 2025, 20:24
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR