MotoGP Mandalika 2024 Saksi Rivalitas VR46 Riders Academy, Pecco Bagnaia: Seperti Latihan di Motor Ranch

Bola.net - Empat anggota VR46 Riders Academy boleh jadi gagal menang dalam balapan utama MotoGP Indonesia di Mandalika, Lombok, Minggu (29/9/2024). Namun, tiga di antaranya bertarung seru dalam memperebutkan posisi ketiga, membuktikan mereka tetap merupakan rival sengit meski juga bersahabat.
Salah satu murid Valentino Rossi, yang juga adiknya sendiri, Luca Marini, sayangnya harus gagal finis usai terlibat dalam kecelakaan yang dipicu Jack Miller pada lap pembuka. Namun, Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Marco Bezzecchi kompak sengit memperebutkan podium hampir sepanjang balapan.
Tadinya, Morbidelli paling mengancam dalam balapan ini. Ia terus menempel rider Italia lainnya, Enea Bastianini, yang berupaya keras mengejar Pedro Acosta. Namun, ban depan lunak Morbidelli semakin aus, memaksanya sekadar berebut posisi keempat dengan Bezzecchi dan Bagnaia.
Pecco Bagnaia Sebut Lebih Sulit Salip Marco Bezzecchi

Tak lama, Bastianini jatuh, sehingga ketiga rider ini memperebutkan tempat terakhir di zona podium. Aksi saling salip menegangkan pun terjadi. Namun, Bagnaia akhirnya menyalip Morbidelli pada Lap 23 dan meraih posisi ketiga sampai finis. Menurut Bagnaia, pertarungan ini terasa seperti saat mereka latihan flat track di Motor Ranch.
"Rasanya seperti latihan di The Ranch. Kami mengepot bersama-sama," ujarnya kepada GPOne sambil tertawa. "Saya sulit menyalip Marco, karena traksi GP23 lebih baik. Bedanya tak besar, tetapi di trek dengan grip rendah seperti ini, hal itu membantu. Namun, Franco, yang motornya sama dengan motor saya (GP24), lebih mudah disalip."
Morbidelli, yang akhirnya finis keempat, juga mengaku sangat senang bisa bertarung dengan kawan-kawannya dari VR46 Riders Academy. Juara dunia Moto2 2017 dan runner up MotoGP 2020 ini bahkan yakin bahwa duelnya dengan Bastianini juga membuat fans Italia sangat bersemangat.
Bagus untuk Dunia Balap Motor Italia
"Ini bagus untuk dunia balap motor Italia dan balap motor secara umum. Kami adalah kelompok yang baik, dan meski kami melalui perjalanan yang berbeda-beda, kami bertarung bersama di papan atas dan ini menyenangkan. Bertarung wheel-to-wheel dengan Enea juga menyenangkan," ungkap Morbidelli.
Bezzecchi sendiri harus legawa finis kelima. Pasalnya, ia sempat melakukan kesalahan start sehingga harus kehilangan banyak posisi saat balapan baru dimulai. Selain itu, ia juga mengaku tak bisa memanfaatkan ban depan lunak sebaik Morbidelli.
"Masalah saya adalah start, karena jika Anda berada di belakang seseorang dengan ban depan lunak, maka Anda akan kesulitan. Saat berada di belakang Franco, saya mencoba segalanya untuk menyalipnya. Pada suatu titik, saya tak lagi bisa mencoba karena ban saya sudah aus," pungkas 'Bez'.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Aki Ajo, Manajer Baru KTM di MotoGP yang Pernah 'Asuh' Marc Marquez sampai Pedro Acosta
- Daftar Pembalap yang Pernah Menangi Balapan MotoGP dan WorldSBK, Bukan Sembarang Nama!
- KTM Resmi Tunjuk Aki Ajo Jadi Manajer Red Bull KTM di MotoGP 2025, Gantikan Francesco Guidotti
- Taati Aturan Indonesia, Ini Alasan Pedro Acosta Tak Semprot Prosecco di Podium MotoGP Mandalika 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
VR46 Sebut Valentino Rossi Ingin ke MotoGP Mandalika Secepatnya: Indonesia Keluarga Kedua Kami
Otomotif 28 September 2024, 09:29
-
Video: Merah Putih! Tim Valentino Rossi Pamer Corak Spesial untuk MotoGP Mandalika 2024
Otomotif 26 September 2024, 16:52
-
Civico 46, 'Restoran' Ramah Lingkungan Milik Valentino Rossi yang Diboyong ke MotoGP Mandalika
Otomotif 25 September 2024, 13:19
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
-
Pusing Tujuh Keliling ala Pep Guardiola
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:23
-
Barcelona vs Athletic Club: Rating Pemain Barcelona usai Menang Telak 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 08:09
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 08:08
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:56
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR