Marco Bezzecchi Kritik MotoGP Soal Dokumenter Valentino Rossi vs Marc Marquez: Ngapain Dibahas Melulu?

Bola.net - Marco Bezzecchi menjadi anak didik kedua Valentino Rossi yang mengkritik Dorna Sports dan MotoGP karena merilis film dokumenter 'Sepang Clash', yang menceritakan perselisihan antara Rossi dan Marc Marquez di MotoGP Malaysia 2015 pada Oktober 2025 lalu.
Rossi dan Marquez tadinya berteman sangat baik, tetapi di Sirkuit Sepang pada 2015 lalu, keduanya bermusuhan karena Rossi menuduh Marquez sengaja menjegalnya dan membantu Jorge Lorenzo merebut gelar dunia. Sampai kini, hubungan mereka masih buruk.
Pada 23 Oktober 2025 lalu, Dorna pun 'memperingati' peristiwa itu dengan cara merilis dokumenternya di situs resmi dan kanal YouTube MotoGP. Bukannya disambut dengan baik, langkah ini justru banjir kritik tak hanya dari fans balap, melainkan juga dari para pembalap.
Tak Bisa Memihak Salah Satu di antara Rossi dan Marquez

Ironisnya, kritikan paling tajam datang dari anak didik Rossi sendiri, Pecco Bagnaia, yang kini bertandem dengan Marquez di Ducati Lenovo Team. Menurutnya, selain tak ada gunanya melihat ke masa lalu, Bagnaia menilai film itu hanya bisa mengadu domba fans kedua rider.
Bagnaia juga menyebut Dorna tidak sensitif, karena film itu dirilis pada hari peringatan 14 tahun meninggalnya Marco Simoncelli akibat kecelakaan di trek yang sama pada 2011. Kini, giliran Bezzecchi yang melempar kritik lewat Men of Wheels Magazine, Sabtu (16/11/2025).
"Saya tak terlalu tertarik, karena (film) itu tak berkaitan langsung dengan saya. Selain itu, ini selalu jadi topik yang sensitif karena Anda tak bisa memihak. Jika memihak salah satu, Anda dianggap brengsek oleh pihak yang tidak Anda pilih. Menurut saya, tak perlu lagi terus membahas masa lalu itu. Untuk apa?" tuturnya.
Mestinya Fokus pada Para Rider yang Masih Aktif Balapan
Sebagai anggota VR46 Riders Academy, Bezzecchi meyakini Rossi memang telah memberikan pengaruh masif kepada MotoGP. Namun, ia juga yakin bahwa Dorna dan MotoGP harus mulai fokus menceritakan kisah para rider yang masih aktif balapan.
"Ada 22 pembalap hebat, banyak talenta muda. Bukan berarti saya tak menghormati Vale, justru sebaliknya. Semua orang tahu apa pendapat saya tentang dia dan betapa saya berutang budi padanya. Namun, tidak perlu terus menengok ke belakang," tutupnya.
Uniknya, Bezzecchi dan Marquez sendiri beberapa kali cekcok pada 2023 dan 2024, meski jarang berduel. Namun, seketika mereka makin sering berduel di lintasan musim ini, hubungan keduanya justru terus membaik.
Sumber: MOW Mag
Baca Juga:
- Jadi Lawan Sengit Marc Marquez untuk Pertama Kali, Marco Bezzecchi Merasa Dapat Pengalaman Keren
- Hasil Latihan Kedua Formula 1 GP Las Vegas 2025: Lando Norris dan Kimi Antonelli Memimpin
- Alex Marquez Siap Pikul Beban Lebih Berat di MotoGP 2026 Gara-Gara Dapat Motor Pabrikan
- Bandingkan 3 Motor Ducati Sekaligus di Tes Valencia, Alex Marquez Bodo Amat Soal Kendala Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skuad Valentino Rossi Bakal 'Lakukan Segala Cara' demi Gaet Pedro Acosta di MotoGP 2027
Otomotif 6 November 2025, 15:37
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Malaysia
Tim Nasional 7 April 2026, 14:00
-
Mengenal Sporting CP: Singa dari Portugal yang Siap Melukai Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 13:44
-
Oscar Piastri Woles, Sebut Mercedes Pasti Bisa Dikalahkan di Formula 1 2026
Otomotif 7 April 2026, 13:35
LATEST EDITORIAL
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41




















KOMENTAR