
Bola.net - Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega, menyatakan kesiapannya dipanggil oleh Ducati Lenovo Team sebagai pengganti sementara Marc Marquez di MotoGP Portugal pada 7-9 November 2025 dan Valencia pada 14-16 November 2025.
Seperti yang diketahui, sang sembilan kali juara dunia mengalami cedera bahu kanan usai tertabrak oleh Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, dua pekan lalu. Ia pun dipastikan absen dari Seri Australia pada 17-19 Oktober 2025 dan Malaysia pada 24-26 Oktober 2025.
Dalam dua seri ini, Marquez digantikan test rider Ducati Corse, Michele Pirro. Namun, pemulihan cedera bahu Marquez diperkirakan butuh waktu lebih lama dan rider 32 tahun itu terancam absen sampai akhir musim, berpotensi melewatkan Seri Portugal dan Valencia pula.
Sebut Semua Pembalap Ingin Naik Motor Marc Marquez

Dalam jumpa pers WorldSBK Spanyol di Jerez, Kamis (16/10/2025), Bulega mengaku bakal menyambut hangat kans mengendarai Desmosedici GP25 milik Marquez jika Ducati memang memintanya hadir di Portugal dan Valencia.
"Saya rasa itu bisa menjadi hal yang sangat baik. Semua orang pasti ingin mengendarai motor itu, karena motor Marc adalah motor yang diinginkan semua orang. Saya juga ingin," ungkap juara WorldSSP 2023 ini.
Niatan memanggil Bulega pun dikonfirmasi oleh Sporting Director Ducati Corse, Mauro Grassilli, lewat Sky Sport Italia di Phillip Island, Australia, Jumat (17/10/2025). Namun, keputusan final belum diambil.
Ingin Naik ke MotoGP Lewat Tahapan yang Layak
Bulega, yang dipastikan jadi test rider Ducati di MotoGP 2026 sembari berlaga di WorldSBK, tak mau berharap banyak soal potensi pindah kejuaraan pada 2027. Menurutnya, untuk pindah ke MotoGP, ia harus melakukannya secara bertahap, salah satunya konsisten menjalani tes di atas Desmosedici.
"Saat saya balapan di WorldSSP, Ducati kadang memberi saya kans menjajal motor WorldSBK. Jadi, ketika saya naik ke WorldSBK, saya sudah siap balapan. Bagi saya, yang terpenting bukan sekadar naik ke MotoGP hanya agar bisa bilang bahwa saya pernah naik motor MotoGP," tuturnya.
"Kalau saya harus naik ke MotoGP, saya ingin melakukannya dengan baik dan tidak melaju lamban. Sebab, pada akhirnya semua orang akan bilang bahwa para pembalap WorldSBK itu lamban. Saya tidak ingin itu terjadi," tutup mantan anak didik Valentino Rossi ini.
Sumber: WorldSBK
Baca Juga:
- Trauma Masa Lalu Bikin Ducati Tak Mau Marc Marquez Buru-Buru Balik Balapan di MotoGP Valencia 2025
- Ducati Siapkan Nicolo Bulega Jadi Pengganti Marc Marquez di MotoGP Portugal dan Valencia, Bakal Gelar Tes Khusus
- Ducati Ogah Tanggapi Prediksi Direktur Medis MotoGP Soal Potensi Marc Marquez Absen Lagi di Portugal
- Jadi Favorit Banyak Pembalap MotoGP, Phillip Island Masih Dikuasai Casey Stoner dan Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
-
Man of the Match Man United vs Aston Villa: Bruno Fernandes
Liga Inggris 16 Maret 2026, 02:31
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54

























KOMENTAR