Pedro Acosta Merasa Janggal MotoGP Balapan di Sirkuit Jalanan Adelaide Meski Ngefans Isle of Man TT

Pedro Acosta Merasa Janggal MotoGP Balapan di Sirkuit Jalanan Adelaide Meski Ngefans Isle of Man TT
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing/Rob Gray (Polarity Photo)

Bola.net - Pedro Acosta dikenal sebagai fans Isle of Man TT, ajang balap motor paling berbahaya yang digelar di sirkuit jalanan. Namun, ia merasa janggal atas keputusan MotoGP memindahkan Grand Prix Australia dari Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit pada 2027.

GP Australia pertama kali digelar pada 1989 di Phillip Island, dan dipindah ke Eastern Creek pada 1991-1996, sebelum kembali ke Phillip Island pada 1997. Trek ini selalu memberikan aksi-aksi spektakuler dan jadi favorit banyak rider berkat layout-nya yang mengalir cepat.

Namun, MotoGP Sports Entertainment Group dan pemerintah Australia Selatan sepakat untuk merenovasi sirkuit jalanan Adelaide, yang tadinya merupakan trek balap mobil, menjadi sirkuit jalanan balap motor dengan standar FIM Grade A untuk MotoGP.

1 dari 2 halaman

Isle of Man TT Tadinya Gabung GP500/MotoGP

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing/Sebas Romero

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing/Sebas Romero

Isle of Man TT sendiri tadinya merupakan salah satu seri yang digelar dalam kalender GP500/MotoGP, sebelum dicoret pada era 1970-an akibat dinilai terlalu berbahaya. Atas alasan inilah Acosta cukup kaget gagasan ini akan dikembalikan ke MotoGP.

"Balapan jalan raya terdengar bagus pada awalnya. Saya suka Isle of Man. Namun, ini aneh. Banyak orang yang dulu membenci kejuaraan semacam ini," ungkapnya kepada Speedweek jelang tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, pada Jumat (20/2/2026).

2 dari 2 halaman

Sebut Australia Harusnya Gelar 2 Balapan MotoGP

'El Tiburon' pun mengaku akan bersikap terbuka sebelum rencana mengenai Adelaide dipresentasikan secara detail kepada pembalap. Namun, ia yakin Australia seharusnya menggelar dua balapan MotoGP sekaligus agar Phillip Island bisa tetap ada di kalendernya.

"Ini aneh. Saya rasa, kami seharusnya memiliki dua balapan klasik berturut-turut. Pada akhirnya, Phillip Island adalah satu-satunya trek legendaris yang masih ada di kalender, sudah sejak lama. Sedih rasanya melihat mereka dihapus," pungkas Acosta.

Sumber: Speedweek


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL