"Kepres harus jadi di tahun 2015 karena kewajiban ada di bulan Januari. Kontrak Indonesia dengan Dorna, paling lambat akhir Januari 2016 harus jadi,” ujar Gatot kepada wartawan di gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (17/12).
“Sejauh ini yang masih menjadi kendala adalah masalah pembiayaan," tambahnya.
Besarnya anggaran yang dibutuhkan agar bisa menggelar balap MotoGP membuat pemerintah mempunyai opsi agar mengkomersilkan kegiatan balap motor dunia tersebut. Bahkan, nama kegiatannya akan disesuaikan tergantung perusahaan yang membeli kegiatan tersebut.
“Skenario kedua agar kegiatan itu dikomersilkan, tergantung siapa yang bisa membeli even itu. Atau mungkin oleh perusahaan yang sama, nama Sentul nantinya akan dilepas. Pak Tinton juga tidak keberatan melepas nama Sentul, nanti even akan kita jual kepada swasta,” jelasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembangunan Sentul Terkendala Biaya
Otomotif 17 Desember 2015, 19:38
-
Pemerintah Siapkan Sentul Gelar Moto GP Pada 2017
Otomotif 8 Oktober 2015, 19:03
-
Yamaha: Thailand-Indonesia Sangat Penting Bagi MotoGP
Otomotif 24 Mei 2015, 19:00
-
'MotoGP Indonesia Harus Utamakan Keselamatan Rider'
Otomotif 21 Mei 2015, 12:00
-
MotoGP Indonesia 2017, Dorna Minta Pemerintah Benahi Sentul
Otomotif 21 Mei 2015, 11:30
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR