Bola.net - Penggiat sekaligus promotor otomotif, Tinton Soeprapto, berharap keberadaan Sirkuit internasional Sentul bisa semakin produktif. Karena itu, pihaknya berharap kepemerintahan RI baru di bawah Joko Widodo dan Jusuf Kalla, bisa ikut aktif memberikan sentuhan dan mengajak pihak-pihak swasta.
Dengan begitu, Sirkuit Sentul dapat lebih terkelola secara penuh demi meningkatkan kualitas dan melahirkan pebalap baru.
Hal tersebut, disampaikan Tinton usai menerima Bintang Adi Mang gala Krida dari Kemenpora, Roy Suryo, atas jasanya terhadap dunia olahraga dan juga dunia otomotif Indonesia.
"Sirkuit Sentul saat ini bisa meningkat kelasnya, tapi baru bisa terwujud jika pemerintah yang baru aktif mengajak pihak swasta. Khususnya, produsen otomotif yang sudah banyak meraih untung di Indonesia," terang ucap Tinton usai menerima penghargaan di Kantor Menpora, Jakarta, Rabu (15/10).
Tinton menilai, kualitas Sirkuit Sentul sebenarnya sudah layak ditingkatkan bahkan dikembangkan. Apalagi, sebelumnya telah berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan internasional, seperti Motor GP, A1, Speed Car, GP 2 dan lainnya.
"Sirkuit Sentul sudah berhasil menyelenggarakan berbagai kejuaraan Internasional yang jenjangnya menuju perhelatan F1 dan Moto GP. Tapi untuk bisa menjadi Sirkuit yang bertaraf internasional kelas 1 butuh proses, karena tidak hanya melihat dari kondisi aspal, tapi juga kondisi keamanan, kenyamanan penonton dan fasilitas lainnya. Serta kita juga harus mempersiapkan pembalap berkualitas ke depannya," tutur Tinton.
Lebih jauh dikatakannya, sangat diperlukan adanya kepedulian pemerintah untuk memerhatikan Sirkuit Sentul sebagai aset negara, dan mengajak produsen kendaraan roda dua dan empat yang berasal dari luar negeri untuk berkolaborasi dengan membawa event kelas dunia seperti MotoGP dan F1 ke Indonesia. Maka setahap demi setahap, Sirkuit Sentul dikenal kancah internasional.
"Saya berharap, agar pemerintahan baru ikut mengetuk hati para pengusaha otomotif mancanegara ikut memberikan andil besar bagi kemajuan olahraga otomotif di Tanah Air," pungkasnya. (esa/mac)
Dengan begitu, Sirkuit Sentul dapat lebih terkelola secara penuh demi meningkatkan kualitas dan melahirkan pebalap baru.
Hal tersebut, disampaikan Tinton usai menerima Bintang Adi Mang gala Krida dari Kemenpora, Roy Suryo, atas jasanya terhadap dunia olahraga dan juga dunia otomotif Indonesia.
"Sirkuit Sentul saat ini bisa meningkat kelasnya, tapi baru bisa terwujud jika pemerintah yang baru aktif mengajak pihak swasta. Khususnya, produsen otomotif yang sudah banyak meraih untung di Indonesia," terang ucap Tinton usai menerima penghargaan di Kantor Menpora, Jakarta, Rabu (15/10).
Tinton menilai, kualitas Sirkuit Sentul sebenarnya sudah layak ditingkatkan bahkan dikembangkan. Apalagi, sebelumnya telah berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan internasional, seperti Motor GP, A1, Speed Car, GP 2 dan lainnya.
"Sirkuit Sentul sudah berhasil menyelenggarakan berbagai kejuaraan Internasional yang jenjangnya menuju perhelatan F1 dan Moto GP. Tapi untuk bisa menjadi Sirkuit yang bertaraf internasional kelas 1 butuh proses, karena tidak hanya melihat dari kondisi aspal, tapi juga kondisi keamanan, kenyamanan penonton dan fasilitas lainnya. Serta kita juga harus mempersiapkan pembalap berkualitas ke depannya," tutur Tinton.
Lebih jauh dikatakannya, sangat diperlukan adanya kepedulian pemerintah untuk memerhatikan Sirkuit Sentul sebagai aset negara, dan mengajak produsen kendaraan roda dua dan empat yang berasal dari luar negeri untuk berkolaborasi dengan membawa event kelas dunia seperti MotoGP dan F1 ke Indonesia. Maka setahap demi setahap, Sirkuit Sentul dikenal kancah internasional.
"Saya berharap, agar pemerintahan baru ikut mengetuk hati para pengusaha otomotif mancanegara ikut memberikan andil besar bagi kemajuan olahraga otomotif di Tanah Air," pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

















KOMENTAR