
Bola.net - - Pebalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci menyatakan bahwa finis kedua dan podium yang ia raih di MotoGP Le Mans, Prancis, pada Minggu (19/5) takkan serta merta mengurangi bebannya untuk membuktikan diri. Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers usai balap.
Petrucci mengaku sudah terbiasa dengan tekanan dari berbagai pihak sejak 2017, yakni saat pertama kali mendapat motor Ducati pabrikan lewat Pramac Racing. Ia mengaku selalu berada di bawah bayang-bayang Jorge Lorenzo, hingga persaingannya dengan Jack Miller demi kontrak 2020 saat ini bukan lagi kejutan.
"Sejak 2017, orang sudah menekan saya karena ada Jorge selama dua tahun terakhir. Saya selalu dibebani, padahal hingga kini saya belum menang! Saya sendiri tak pernah membayangkan bakal memenangkan sesuatu. Tapi orang sangat suka mengkritik saya. Saya tak mau dengar dan saya tak peduli," ujarnya.
Dovizioso Sarankan Fokus Perbaiki Diri
Petrucci mengaku sang tandem dan sahabat, Andrea Dovizioso, memberi bantuan moral dalam menghadapi kritikan tajam dari pihak luar. Sebuah diskusi serius mereka lakukan usai pekan balap di Austin, di mana Dovizioso dan Petrucci finis keempat dan keenam, tertinggal dari Miller yang finis ketiga dan naik podium.
"Saya harus berterima kasih kepada Dovi, yang usai Austin bicara dengan saya dan menyarankan saya untuk tak peduli pada hal-hal macam itu, lebih baik fokus memperbaiki kelemahan dan mencari cara untuk menikmati apa yang saya kerjakan. Saran ini sangat membantu saya," ungkapnya.
Hasil dari Metode Latihan Bareng
Rider berusia 28 tahun ini juga tak malu-malu menyatakan bahwa podiumnya di Le Mans juga merupakan hasil dari kerja sama yang ia jalin dengan Dovizioso sejak Desember lalu, yakni saat mereka mulai rutin berlatih bersama di Forli, Italia.
"Podium ini juga merupakan bagian besar dari latihan yang saya lakukan bersama Dovi selama musim dingin dan sampai sekarang. Tapi saya memang selalu punya beban di bahu saya, mungkin karena badan saya memang berat!" pungkas Petrucci.
Saat ini, Petrucci duduk di peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan koleksi 57 poin, tertinggal 30 poin dari Dovizioso di peringkat kedua. Mereka akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Italia yang digelar di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petrucci Apresiasi Bantuan Dovizioso Abaikan Kritik Tajam
Otomotif 20 Mei 2019, 12:45
-
Dovizioso Lega Ducati Tak Turunkan Team Order untuk Petrucci
Otomotif 20 Mei 2019, 11:10
-
Finis Kedua, Dovizioso: Ducati Harus Kejar Marquez-Honda
Otomotif 20 Mei 2019, 10:25
-
Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Le Mans, Prancis
Otomotif 19 Mei 2019, 20:15
-
Hasil Balap MotoGP Prancis: Marquez Rebut Kemenangan Ke-300 untuk Honda
Otomotif 19 Mei 2019, 20:12
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR