
Bola.net - Oracle Red Bull Racing dan FIA kompak merilis pernyataan mengecam perundungan daring yang dialami Kimi Antonelli. Pembalap Mercedes AMG Petronas ini mendapatkan ujaran kebencian usai finis kelima dalam Formula 1 GP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (1/12/2025) dini hari WIB.
Start kelima, Antonelli sangat kesulitan masuk zona podium akibat pit stop lambat dan oversteer. Namun, pembalap berusia 19 tahun ini sempat menduduki posisi keempat jelang finis, membuntuti Carlos Sainz jr. Sayangnya, pada Lap 56, ia melebar di Tikungan 9 akibat terkena 'udara kotor' dari mobil Sainz.
Kesalahan itu tak hanya membuat Antonelli gagal menyerang Sainz demi naik podium, melainkan juga membuatnya tersalip oleh Lando Norris, yang sedang berebut gelar dunia dengan pembalap Red Bull, Max Verstappen, dan tandemnya sendiri di McLaren F1 Team, Oscar Piastri.
Usai finis, race engineer Vestappen, Gianpiero 'GP' Lambiase, mengirimkan pesan radio kepada pembalapnya itu, "Entah apa yang terjadi pada Antonelli, Max, sepertinya dia menepi dan membiarkan Norris lewat." Meski begitu, Lambiase segera menemui Team Principal Mercedes, Toto Wolff, untuk meminta maaf.
Pernyataan Helmut Marko Bikin Toto Wolff Berang

Namun, setelah balapan, penasihat Red Bull Motorsport, Helmut Marko, bicara kepada awak media dan menuduh Antonelli sengaja membantu Norris. Ia bahkan menyebut pembalap Italia itu melakukannya dua kali. Wolff segera mengecam pernyataan Marko lewat media massa.
"Helmut benar-benar tak masuk akal. Saya sungguh heran mendengarnya. Kami sedang memperebutkan peringkat kedua (klasemen konstruktor), yang penting bagi kami. Kimi pun berusaha merebut posisi ketiga (dalam balapan). Bagaimana Anda bisa tak punya otak untuk bicara seperti itu?" ujarnya.
Sayangnya, pernyataan Lambiase dan Marko telanjur menyulut emosi warganet. Ujaran kebencian memenuhi media sosial Antonelli, menuduhnya sengaja membantu Norris. Mercedes pun tak tinggal diam. Mereka menyimpan semua ujaran kebencian tersebut dalam sebuah katalog dan melaporkannya ke FIA.
Pada Senin (1/12/2025), Red Bull dan FIA akhirnya angkat bicara. Red Bull mengaku menyesali perkataan para perwakilannya, yang membuat Antonelli mendapatkan kekerasan daring. FIA juga mengecam perundungan daring kepada Antonelli. Berikut pernyataan resmi mereka.
Pernyataan Resmi Oracle Red Bull Racing
"Komentar yang dibuat sebelum akhir balapan dan segera setelah GP Qatar, yang menyebut bahwa pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, secara sengaja membiarkan Lando Norris menyalipnya jelas tidak benar.
"Tayangan ulang memperlihatkan Antonelli kehilangan kendali mobilnya sejenak, sehingga memungkinkan Norris untuk melewatinya. Kami sangat menyesal bahwa hal ini membuat Antonelli menerima kekerasan daring."
Pernyataan Resmi Mengenai Kimi Antonelli
"FIA, dan kampanye 'United Against Online Abuse', mengecam kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apa pun. Masih benar-benar penting bahwa semua orang yang beroperasi di dalam olahraga kami bisa bekerja dalam lingkungan yang aman dan penuh hormat.
"Kami memberikan dukungan kepada Kimi Antonelli, dan meminta komunitas yang lebih luas, baik daring maupun luring, untuk memperlakukan para pembalap, tim, ofisial, dan keseluruhan ekosistem olahraga ini dengan rasa hormat dan belas kasih yang layak mereka dapatkan."
Sumber: Formula 1, Red Bull Racing, FIA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Juara Dunia Formula 1, Siapa yang Akan Rebut Gelar Dunia 2025?
Otomotif 1 Desember 2025, 16:20
LATEST UPDATE
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR