Isack Hadjar ke Red Bull Racing di Formula 1 2026, Liam Lawson dan Arvid Lindblad Ditandemkan di VCARB

Bola.net - Oracle Red Bull Racing dan Visa Cash App Racing Bulls (VCARB) akhirnya mengumumkan susunan pembalapnya untuk Formula 1 2026 pada Selasa (2/12/2025). Max Verstappen sudah lebih dulu dipastikan bertahan, tetapi ia akan mendapatkan rekan setim baru musim depan.
Verstappen ditandemkan dengan Isack Hadjar, yang saat ini menjalani debut F1 pada 2025 bersama VCARB. Jelang GP Abu Dhabi pada 5-7 Desember 2025, pembalap Prancis itu sedang menduduki peringkat 10 klasemen. Hadjar juga sempat menggebrak dengan naik podium usai finis kedua di GP Belanda.
Pembalap berusia 21 tahun itu akan menggantikan Yuki Tsunoda. Pembalap Jepang tersebut membela Red Bull Racing sejak Seri 3 awal musim ini, menggantikan Liam Lawson. Namun, seperti Lawson, Tsunoda juga sulit tampil kompetitif. Manajemen Red Bull pun memutuskan menjadikannya pembalap cadangan pada 2026.
Arvid Lindblad Jalani Debut Formula 1 pada 2026

VCARB sendiri memilih mempertahankan Lawson, yang sedang menduduki peringkat 14 klasemen, satu peringkat di atas Tsunoda. Meski belum pernah naik podium, pembalap Selandia Baru ini sempat menunjukkan kecepatannya dengan menduduki posisi ketiga dalam sesi kualifikasi GP Azerbaijan.
Sementara Hadjar dipindahkan ke Red Bull Racing, VCARB pun menggaet Arvid Lindblad. Pembalap Inggris-Swedia berdarah India ini telah menjadi anggota Red Bull Junior Team sejak 2021. Saat ini, ia sedang menduduki peringkat ketujuh klasemen Formula 2, di mana ia membela Campos Racing.
Red Bull Racing dan VCARB pun meyakini promosi Hadjar ke tim utama Red Bull memperlihatkan kekuatan program pengembangan pembalap Red Bull, sekaligus mencerminkan performa luar biasa yang ia tampilkan sepanjang musim. Berikut pernyataan resmi Isack Hadjar, Liam Lawson, dan Arvid Lindblad.
Pernyataan Resmi Isack Hadjar
"Saya sangat berterima kasih kepada Oracle Red Bull Racing karena telah memberi saya kesempatan dan kepercayaan untuk balapan di level tertinggi Formula 1. Setelah semua kerja keras yang saya lakukan sejak bergabung dengan Junior Team, ini adalah sebuah penghargaan luar biasa. Saya telah melalui banyak naik-turun sepanjang karier, dan mereka terus percaya serta mendorong saya.
"Tahun ini bersama Visa Cash App Racing Bulls sungguh luar biasa, saya belajar banyak dan meraih podium pertama. Saya merasa jauh lebih baik sebagai pembalap dan sebagai pribadi, berkat dukungan dan persiapan dari tim.
"Saya merasa siap untuk melangkah ke Oracle Red Bull Racing dan saya senang serta bangga mereka merasakan hal yang sama. Ini adalah langkah yang luar biasa, bekerja dengan yang terbaik dan belajar dari Max adalah sesuatu yang sangat saya nantikan."
Pernyataan Resmi Liam Lawson
"Saya sangat menantikan untuk balapan bersama VCARB pada 2026. Ini adalah kesempatan yang akan terus saya syukuri ketika kami memasuki tahun penuh perubahan di F1.
"Saya siap bekerja bersama tim saat kami mempersiapkan musim menantang yang ada di depan. Ini akan menjadi tahun yang menarik dan saya tidak sabar memulainya dengan pramusim pertama saya bersama tim."
Pernyataan Resmi Arvid Lindblad
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di VCARB atas kesempatan ini. Sejak saya memulai perjalanan ini pada usia lima tahun, tujuan saya selalu mencapai Formula 1. Jadi, ini adalah momen yang membanggakan dalam mengambil langkah ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada Red Bull Junior Programme dan tim pribadi saya atas bimbingan, pendampingan, dan keyakinan mereka. Semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan mereka.
"Tahun 2026 akan menjadi tantangan besar dan saya tahu ada banyak hal yang harus dipelajari, tetapi saya siap bekerja erat dengan tim dan menghadapi tantangan tersebut. Saya tidak sabar untuk memulai, ini akan menjadi tahun yang sangat menarik!"
Sumber: Oracle Red Bull Racing, Visa Cash App Racing Bulls
Baca Juga:
- Max Verstappen Bisa Samai Catatan Bergengsi Michael Schumacher Jika Juarai Formula 1 2025, Rekor Apakah Itu?
- Lando Norris dan Oscar Piastri Berpotensi Masuk 10 Juara Dunia Formula 1 Termuda Sepanjang Sejarah
- Daftar Pembalap Formula 1 dengan Gelar Dunia Terbanyak, Akankah Max Verstappen Samai Rekor Juan Manuel Fangio?
- Red Bull Racing dan FIA Kecam Bullying yang Diterima Kimi Antonelli Usai Formula 1 GP Qatar 2025
- Kimi Antonelli Jengkel Gagal Naik Podium di Formula 1 Qatar 2025 Gara-Gara Kesalahan Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Juara Dunia Formula 1, Siapa yang Akan Rebut Gelar Dunia 2025?
Otomotif 1 Desember 2025, 16:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Chelsea 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:48
-
Liverpool Mengintai, Thomas Frank Tegaskan Micky van de Ven Milik Tottenham
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:24
-
Prediksi Villarreal vs Real Madrid 25 Januari 2026
Liga Spanyol 23 Januari 2026, 20:05
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 23 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persik Kediri 24 Januari 2026
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 19:38
-
Prediksi Man City vs Wolves 24 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 18:28
-
Prediksi Bayern vs Augsburg 24 Januari 2026
Bundesliga 23 Januari 2026, 18:01
-
Gelandang Timnas Jerman Ini jadi Kandidat Suksesor Casemiro di MU?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:30
-
Baru Lima Bulan Bersama, Alejandro Garnacho Mau Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

























KOMENTAR