Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso tak bisa memungkiri bahwa gebrakannya di MotoGP tahun lalu membuat namanya begitu melambung dan makin dikenal luas oleh publik. Meski begitu rider Italia ini mengaku tak mengharapkan popularitas dan lebih suka hidup normal.
Tahun lalu, Dovizioso sukses meraih enam kemenangan dan memaksa Marc Marquez harus menunggu sampai seri penutup untuk mengunci gelar dunia. Bukan prestasi di lintasan saja yang membuat Dovizioso dielu-elukan, melainkan juga karakternya yang begitu tenang dan kalem, serta tak pernah cekcok dengan para rivalnya.
"Saya sangat senang bisa dikenal, karena berarti saya telah menyentuh hati banyak orang. Padahal hal ini sulit dilakukan karena saya ini sangat pendiam. Tapi di sisi lain saya tak suka jadi populer, saya lebih suka kehidupan yang damai, melakukan hal-hal normal seperti orang lain. Pergi ke restoran pizza contohnya," ujarnya kepada Corriere della Sera.
Andrea Dovizioso dan Francesco Totti (c) Twitter/Francesco Totti
Pembalap berusia 31 tahun ini pun mengaku punya beberapa panutan yang juga berkarakter mirip. Dovizioso menyatakan bahwa dua legenda sepakbola Italia, yakni Francesco Totti dan Alessandro del Piero merupakan contoh bagus bahwa seseorang yang bersikap rendah hati juga bisa meraih banyak kesuksesan.
"Saya beruntung bisa bertemu Totti di Misano. Kami bicara hanya semenit sebelum balapan dimulai, tapi saya langsung merasa ia sederhana. Meski punya nama besar, ia tetap rendah hati, dan saya yakin inilah alasan ia punya karir panjang. Beberapa tahun lalu saja juga bertemu Del Piero dalam sebuah acara amal di Juventus Stadium, ia juga panutan yang baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rendah Hati, Dovizioso Contoh Totti dan Del Piero
Otomotif 9 Januari 2018, 13:30
-
Tahun 2017 Yang Penuh Drama, Tawa dan Air Mata di Serie A
Editorial 3 Januari 2018, 15:19
-
Harry Kane Bisa Jadi Fenomena Langka Seperti Totti
Liga Inggris 2 Januari 2018, 17:33
-
Italia Gagal Melulu Karena Tak Punya Pemain Macam Pirlo dan Baggio
Piala Dunia 29 Desember 2017, 19:36
-
Edin Dzeko Kenang Momen Penuh Haru Bersama Totti
Liga Italia 29 Desember 2017, 17:45
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR