Bola.net - Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi berhasil membuktikan dirinya belum 'habis' saat menjalani seri perdana MotoGP 2013 di Sirkuit Losail, Qatar pada hari Minggu (7/4) waktu setempat. Rossi finis di posisi kedua, di belakang rekan setimnya sendiri, Jorge Lorenzo.
"Saya sangat senang karena podium di seri pertama adalah target saya. Setelah sesi pemanasan, saya tahu saya punya ritme balap yang menjanjikan. Saya pun bertekad melakukan start dengan baik dan mengambil resiko lebih besar untuk menyalip para pebalap yang lebih lambat," ujar pebalap berusia 34 tahun tersebut.
Start dari posisi ketujuh, Rossi menjalani balapan yang cukup kompetitif dan berhasil menduduki posisi keempat pada lap pertama. Namun pada lap kedua dirinya melebar saat berusaha menyalip pebalap Ducati, Andrea Dovizioso. Ia pun harus rela kembali turun ke posisi tujuh.
Kesempatan meraih podium pun nyaris hilang ketika dirinya kesulitan menyalip pebalap LCR Honda, Stefan Bradl. "Ketika menyalip Dovi, sepertinya saya melaju terlalu cepat. Saya sempat bersenggolan dengan Dani Pedrosa dan melebar. Sejak itulah saya mengalami kesulitan. Sangat sulit menyalip Stefan. Saya pun kehilangan banyak waktu dan sempat pesimis bisa meraih podium," lanjutnya.
Meski begitu, Rossi akhirnya berhasil menyalip Bradl dan mendapati lintasan di hadapannya sepi pebalap. Ia pun mendapat kesempatan memperbaiki ritme balap dengan mengejar Pedrosa, Marc Marquez dan Cal Crutchlow.
"Saat lintasan sepi, saya kembali mendapat ritme balap ideal dan bisa semakin mendekat. Pertarungan dengan ketiga pebalap ini sangat hebat, terutama dengan Marc. Sepertinya saya lebih cepat, namun kami sangat berdekatan," tuturnya.
Rossi pun mengaku sangat bahagia untuk Yamaha, mengingat Lorenzo juga sukses meraih kemenangan. "Saya sangat senang untuk Yamaha karena saya dan Jorge bisa menempati posisi satu dan dua. Saya rasa kami bisa menikmati musim ini dengan baik," tutup The Doctor. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
"Saya sangat senang karena podium di seri pertama adalah target saya. Setelah sesi pemanasan, saya tahu saya punya ritme balap yang menjanjikan. Saya pun bertekad melakukan start dengan baik dan mengambil resiko lebih besar untuk menyalip para pebalap yang lebih lambat," ujar pebalap berusia 34 tahun tersebut.
Start dari posisi ketujuh, Rossi menjalani balapan yang cukup kompetitif dan berhasil menduduki posisi keempat pada lap pertama. Namun pada lap kedua dirinya melebar saat berusaha menyalip pebalap Ducati, Andrea Dovizioso. Ia pun harus rela kembali turun ke posisi tujuh.
Kesempatan meraih podium pun nyaris hilang ketika dirinya kesulitan menyalip pebalap LCR Honda, Stefan Bradl. "Ketika menyalip Dovi, sepertinya saya melaju terlalu cepat. Saya sempat bersenggolan dengan Dani Pedrosa dan melebar. Sejak itulah saya mengalami kesulitan. Sangat sulit menyalip Stefan. Saya pun kehilangan banyak waktu dan sempat pesimis bisa meraih podium," lanjutnya.
Meski begitu, Rossi akhirnya berhasil menyalip Bradl dan mendapati lintasan di hadapannya sepi pebalap. Ia pun mendapat kesempatan memperbaiki ritme balap dengan mengejar Pedrosa, Marc Marquez dan Cal Crutchlow.
"Saat lintasan sepi, saya kembali mendapat ritme balap ideal dan bisa semakin mendekat. Pertarungan dengan ketiga pebalap ini sangat hebat, terutama dengan Marc. Sepertinya saya lebih cepat, namun kami sangat berdekatan," tuturnya.
Rossi pun mengaku sangat bahagia untuk Yamaha, mengingat Lorenzo juga sukses meraih kemenangan. "Saya sangat senang untuk Yamaha karena saya dan Jorge bisa menempati posisi satu dan dua. Saya rasa kami bisa menikmati musim ini dengan baik," tutup The Doctor. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Puas Finis Kelima, Crutchlow Puji Lorenzo-Rossi
Otomotif 8 April 2013, 21:00
-
Pedrosa: Saya Tak Bisa Hentikan Rossi
Otomotif 8 April 2013, 20:00
-
Marquez: Melawan Rossi Menyenangkan Sekaligus Berat
Otomotif 8 April 2013, 19:05
-
Rossi Bahagia Bisa Capai Target di MotoGP Qatar
Otomotif 8 April 2013, 18:30
-
Menangi MotoGP Qatar, Lorenzo Mengaku Senang untuk Rossi
Otomotif 8 April 2013, 18:05
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR