Bola.net - Rookie Repsol Honda, Marc Marquez berhasil membuktikan diri sebagai pesaing kuat saat menjalani seri perdana MotoGP 2013 di Sirkuit Losail, Qatar pada hari Minggu (7/4) waktu setempat.
Pebalap berusia 20 tahun tersebut sukses finis di posisi ketiga, di belakang duet pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Posisi ini juga membuatnya menyandang rekor peraih podium termuda dalam sejarah era MotoGP 4-tak yang bergulir sejak 2002.
"Sejujurnya, saya cukup gugup sesaat sebelum start karena ini adalah balapan pertama saya di MotoGP. Saya tak pernah segugup itu. Saya kesulitan untuk bersikap tenang dan tidak fokus. Namun akhirnya saya berhasil mengumpulkan konsentrasi," ujarnya.
Menurut Marquez, hasil balapnya yang mengesankan ini tak terlepas dari strategi yang ia terapkan sejak awal. Meski tidak melakukan start dengan baik, ia berusaha menyerang pebalap di depannya sesegera mungkin agar bisa berada di posisi depan pada lap pertama.
"Start sangatlah penting dan kami memulainya dari sisi lintasan yang berdebu. Saya tak melakukannya dengan baik, namun saya bisa menyerang pada lap-lap awal dan menyalip beberapa pebalap. Saya rasa itulah kuncinya," tuturnya.
Marquez pun mengaku senang bisa bertarung dengan Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia. Ia berharap bisa belajar banyak dari pebalap Italia tersebut untuk menjalani seri-seri balap berikutnya.
"Bertarung dengan Vale selalu menyenangkan dan juga berat. Vale adalah rival yang sangat sulit disalip pada lap-lap akhir. Ia mengalahkan kami saat ini, namun semoga kami belajar banyak darinya," tuturnya. "Pada akhirnya, saya tetap sangat menikmatinya. Sebuah mimpi jadi nyata bisa membalap bersama Jorge dan Vale," pungkas Marquez. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
Pebalap berusia 20 tahun tersebut sukses finis di posisi ketiga, di belakang duet pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Posisi ini juga membuatnya menyandang rekor peraih podium termuda dalam sejarah era MotoGP 4-tak yang bergulir sejak 2002.
"Sejujurnya, saya cukup gugup sesaat sebelum start karena ini adalah balapan pertama saya di MotoGP. Saya tak pernah segugup itu. Saya kesulitan untuk bersikap tenang dan tidak fokus. Namun akhirnya saya berhasil mengumpulkan konsentrasi," ujarnya.
Menurut Marquez, hasil balapnya yang mengesankan ini tak terlepas dari strategi yang ia terapkan sejak awal. Meski tidak melakukan start dengan baik, ia berusaha menyerang pebalap di depannya sesegera mungkin agar bisa berada di posisi depan pada lap pertama.
"Start sangatlah penting dan kami memulainya dari sisi lintasan yang berdebu. Saya tak melakukannya dengan baik, namun saya bisa menyerang pada lap-lap awal dan menyalip beberapa pebalap. Saya rasa itulah kuncinya," tuturnya.
Marquez pun mengaku senang bisa bertarung dengan Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia. Ia berharap bisa belajar banyak dari pebalap Italia tersebut untuk menjalani seri-seri balap berikutnya.
"Bertarung dengan Vale selalu menyenangkan dan juga berat. Vale adalah rival yang sangat sulit disalip pada lap-lap akhir. Ia mengalahkan kami saat ini, namun semoga kami belajar banyak darinya," tuturnya. "Pada akhirnya, saya tetap sangat menikmatinya. Sebuah mimpi jadi nyata bisa membalap bersama Jorge dan Vale," pungkas Marquez. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Puas Finis Kelima, Crutchlow Puji Lorenzo-Rossi
Otomotif 8 April 2013, 21:00
-
Pedrosa: Saya Tak Bisa Hentikan Rossi
Otomotif 8 April 2013, 20:00
-
Marquez: Melawan Rossi Menyenangkan Sekaligus Berat
Otomotif 8 April 2013, 19:05
-
Rossi Bahagia Bisa Capai Target di MotoGP Qatar
Otomotif 8 April 2013, 18:30
-
Menangi MotoGP Qatar, Lorenzo Mengaku Senang untuk Rossi
Otomotif 8 April 2013, 18:05
LATEST UPDATE
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Barcelona Siap Lepas Alejandro Balde, MU Langsung Gas?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:26
-
Lutut Gavi yang Selalu Bikin Cemas
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR