Bola.net - - Pembalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez tampaknya santai-santai saja ketika rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengungkit kontroversi pada penghujung musim 2015 dalam wawancaranya dengan Corriere della Sera dan menyebut Marquez memiliki perangai 'palsu'.
Dalam wawancara tersebut, Rossi menyebut bahwa kegagalannya meraih gelar dunia 2015 diakibatkan oleh 'pengkhianatan' Marquez yang ia pikir menjalin pertemanan dengannya. Meski juga berseteru dengan Jorge Lorenzo, The Doctor menyebutnya tidak terlalu 'palsu' seperti Marquez.
Marca pun meminta pendapat Marquez soal pernyataan Rossi tersebut di sela premier film dokumenter 'From Cervera to Tokyo' di Barcelona, Spanyol, Jumat (3/3), yakni film mengenai perjalanan Marquez meraih gelar dunia 2016 lalu.
Valentino Rossi (c) Yamaha
Rider berusia 24 tahun ini pun menanggapinya dengan tertawa. "Seperti yang sudah selalu saya katakan, jika dia tak mau melupakannya, maka saya sudah melupakannya," ujar Marquez yang dituduh Rossi bersekongkol dengan Lorenzo demi menjegal langkahnya merebut gelar 2015.
Marquez pun mengakui dirinya tak ingin mengingat persoalan masa lalu, dan memilih fokus menjalani musim 2017 di mana Maverick Vinales ia sebut sebagai musuh baru, dan memprediksi Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo akan tampil kuat.
"Para rival yang biasanya, seperti Vale. Dani selalu berhati-hati namun menjalani musim yang baik. Saya berada di garasi yang sama dengannya dan saya memperhatikannya. Mungkin Jorge dengan Ducati juga akan kompetitif, sementara Maverick adalah rival baru," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Kembali Ungkit Kontroversi 2015, Marquez Santai
Otomotif 4 Maret 2017, 11:00
-
Valentino Rossi Akui 'Tak Bisa' Ikuti Jejak Nico Rosberg
Otomotif 3 Maret 2017, 15:30
-
Kaget Soal Vinales, Rossi Sampai Diskusi Bareng Petrucci
Otomotif 3 Maret 2017, 14:00
-
Baldassarri Curi Ilmu dari Rossi demi ke MotoGP
Otomotif 3 Maret 2017, 13:00
-
Valentino Rossi Tak Mau Disebut Guru di VR46 Academy
Otomotif 1 Maret 2017, 11:45
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR