Bola.net - Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi mengaku sama sekali tak terkejut atas performa cepat rookie Repsol Honda, Marc Marquez pada uji coba pramusim MotoGP 2013 di Malaysia, 5-7 Februari.
Menurut The Doctor, juara dunia GP125 2010 dan Moto2 2012 itu bisa menjadi momok menakutkan bagi seluruh peserta MotoGP sejak musim ini.
"Saya sama sekali tak terkejut. Saya sudah mengira catatan waktunya akan sangat dekat dengan saya. Di atas kertas, saya masih bisa memperbaikinya, namun Marc bahkan bisa lebih cepat lagi. Ia bisa jadi masalah sesegera mungkin, tak hanya bagi saya, namun juga semua," ujarnya.
Rossi juga berpendapat bahwa performa Marquez cukup mirip dengan dirinya saat menjalani musim perdana di kelas GP500 pada tahun 2000 silam.
"Ia mengingatkan saya pada diri saya sendiri pada musim perdana GP500. Meskipun ia merupakan seorang kompetitor, saya akan mendukungnya," tutur Rossi.
Ketika ditanya di mana letak titik lemah Marquez, Rossi pun menjawab, "Ia punya antusiasme yang berlebihan dan pengalamannya di MotoGP masih kurang. Pengetahuannya tentang motor dan ban juga masih sedikit. Ia butuh waktu untuk memahami semuanya, mungkin hanya dalam satu balapan saja," gurau Rossi. "Ia punya motor dan tim yang kuat, ia bisa berkembang dengan cepat," tutupnya. (gpo/kny)
Menurut The Doctor, juara dunia GP125 2010 dan Moto2 2012 itu bisa menjadi momok menakutkan bagi seluruh peserta MotoGP sejak musim ini.
"Saya sama sekali tak terkejut. Saya sudah mengira catatan waktunya akan sangat dekat dengan saya. Di atas kertas, saya masih bisa memperbaikinya, namun Marc bahkan bisa lebih cepat lagi. Ia bisa jadi masalah sesegera mungkin, tak hanya bagi saya, namun juga semua," ujarnya.
Rossi juga berpendapat bahwa performa Marquez cukup mirip dengan dirinya saat menjalani musim perdana di kelas GP500 pada tahun 2000 silam.
"Ia mengingatkan saya pada diri saya sendiri pada musim perdana GP500. Meskipun ia merupakan seorang kompetitor, saya akan mendukungnya," tutur Rossi.
Ketika ditanya di mana letak titik lemah Marquez, Rossi pun menjawab, "Ia punya antusiasme yang berlebihan dan pengalamannya di MotoGP masih kurang. Pengetahuannya tentang motor dan ban juga masih sedikit. Ia butuh waktu untuk memahami semuanya, mungkin hanya dalam satu balapan saja," gurau Rossi. "Ia punya motor dan tim yang kuat, ia bisa berkembang dengan cepat," tutupnya. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Saya Bakal Dukung Marquez!
Otomotif 9 Februari 2013, 13:00
-
Cepat dan Kompetitif, Rossi Ingin Tempel Pedrosa-Lorenzo
Otomotif 8 Februari 2013, 19:00
-
Yamaha Resmi Gabung Honda di Uji Coba Tertutup Austin
Otomotif 8 Februari 2013, 09:00
-
Rossi: Secara Teori, Barisan Terdepan Bisa Digapai
Otomotif 7 Februari 2013, 20:30
-
Pedrosa Tetap Kuasai Hari Terakhir Uji Coba Malaysia
Otomotif 7 Februari 2013, 18:05
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR