
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, boleh jadi berjuluk 'SachsenKing' berkat sukses meraih 9 pole dan 9 kemenangan beruntun di Sirkuit Sachsenring, meski begitu ia ogah jemawa menjelang MotoGP Jerman akhir pekan ini.
Marquez memang dikenal sangat menyukai layout Sachsenring, yang memiliki 10 tikungan kiri dan hanya 3 tikungan kanan, dan karakter trek ini jelas sangat membantunya meraih hasil baik karena ia sangat suka berlatih dirt track di lintasan oval.
Usai finis kedua di Assen, Belanda akhir pekan lalu, tujuh kali juara dunia ini pun bersemangat untuk kembali turun lintasan sesegera mungkin dan meraih poin maksimal.
"Ini adalah balapan beruntun pertama musim ini, dan saya bersemangat. Kami menjalani pekan balap yang baik di Assen, dan saya termotivasi karena kami tiba di salah satu sirkuit favorit saya," ungkapnya dalam rilis resmi tim.
Menolak Terlena Hasil 9 Tahun Terakhir
Menghadapi balapan kali ini, Marquez pun menolak terlena atas prestasinya yang supergemilang di Sachsenring. Ia yakin hasilnya pada masa lalu takkan ada pengaruhnya akhir pekan nanti.
"Jelas hasil saya yang lalu takkan banyak berarti seketika kami memulai pekan balap pada Jumat (5/7). Jadi kami harus tetap bekerja keras dengan Repsol Honda untuk tetap di depan," ujar rider 26 tahun ini.
Marquez juga mengaku ogah muluk membidik kemenangan di Sachsenring, mengingat ia terjatuh dan gagal finis di Circuit of The Americas, Austin, yakni trek yang juga ia dominasi sejak 2013.
MotoGP Tak Bisa Diprediksi
"Semua bilang saya jadi favorit karena saya menang selama beberapa tahun terakhir, tapi MotoGP tak bisa diprediksi. Semua berkata sama di Austin dan saya justru jatuh. Jadi kami hanya akan memikirkan jalannya pekan balap seperti biasa," pungkasnya.
Berkat finis kedua di Assen, kini Marquez makin kokoh di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 160 poin, unggul 44 poin dari rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso.
Baca Juga:
- Stefan Bradl Resmi Gantikan Jorge Lorenzo di MotoGP Jerman
- 'Marc vs Mack': Akankah Assen Jadi Awal Duel Marquez-Vinales?
- Tak Merasa Nomor Satu di Yamaha, Vinales: Rossi Rider Hebat
- Petrucci Sinyalir Negosiasi Kontrak Baru di Ducati Berjalan Alot
- Dilema Petrucci Dimulai: Kompetitif, Tapi Terpaksa Bantu Dovizioso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Mir Akui Terbebani Saat Dibuntuti Marc Marquez
Otomotif 3 Juli 2019, 12:45
-
SachsenKing: Marc Marquez Ogah Jemawa Hadapi MotoGP Jerman
Otomotif 3 Juli 2019, 09:45
-
'Marc vs Mack': Akankah Assen Jadi Awal Duel Marquez-Vinales?
Otomotif 2 Juli 2019, 15:30
-
Sulit Selama di Assen, Marc Marquez Tak Pikirkan Kemenangan
Otomotif 1 Juli 2019, 10:20
-
Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Assen, Belanda
Otomotif 30 Juni 2019, 20:20
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR