
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mengaku kesalahan membaca informasi sisa lap di menara Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, jadi penyebab blunder besarnya di MotoGP Catalunya, Minggu (5/6/2022). Uniknya, kesalahan ini pernah dialami oleh Julian Simon di GP125 2009 di trek yang sama, bersama Aspar Aprilia.
Memulai balapan dari pole, Espargaro menjalani start dengan baik, namun tersalip oleh Fabio Quartararo di Tikungan 1. Quartararo pun segera melenggang jauh di depan, sementara Espargaro disalip oleh Jorge Martin pada Lap 3. Espargaro pun kembali mengambil alih posisi kedua dari Martin pada Lap 10.
Martin lagi-lagi menyerang pada Lap 16, namun Espargaro berhasil membalas pada Lap 21. Rider 32 tahun ini pun mencetak margin cukup lebar dari Martin, sehingga posisi kedua tampak menjanjikan untuk ia genggam sampai finis. Namun, pada awal Lap 24 alias terakhir, tiba-tiba ia melaju pelan dan melambaikan tangan ke penonton.
Espargaro mengira balapan sudah berakhir. Namun, saat melihat para rivalnya yang lewat masih gaspol, Espargaro akhirnya menyadari bahwa ia melakukan kesalahan. Ia pun kembali membuka gas, dan harus berjibaku dengan Luca Marini. Espargaro akhirnya harus puas finis kelima, merelakan podium lepas dari genggamannya begitu saja.
Tak Baca Pitboard, Salah Baca Info di Menara
View this post on Instagram
"Sudah jelas saya sangat menyesal. Saya meminta maaf kepada tim saya, karena ini adalah kesalahan besar di MotoGP. Saya tak punya banyak waktu untuk membaca semua informasi (di pitboard), saya hanya bisa melihat bahwa saya menjauh dari Jorge dan tak melihat jumlah lap tersisa," ujarnya via MotoGP.com.
Espargaro mengakui itu murni kesalahannya. Ia tak teliti membaca informasi yang ditunjukkan krunya di pitboard, yang letaknya sangat dekat dengan tikungan terakhir sehingga sulit dibaca. Selain itu,ia juga salah memahami info jumlah lap yang ada di menara Sirkuit Barcelona-Catalunya.
"Saya melihat menara dan saya membaca 'L1'. Saya tak ingat bahwa lap terakhir di sini adalah 'L0'. Jadi, ini benar-benar kesalahan saya. Saya pun meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim saya. Semoga saya bisa menjalani balapan yang baik di Jerman," ungkap rider yang juga juara kategori CRT MotoGP pada 2012 dan 2013 ini.
Juga Dialami Julian Simon di Trek yang Sama pada 2009
Kesalahan Espargaro ini juga pernah dialami beberapa rider, salah satunya Julian Simon, juara dunia GP125 2009. Uniknya, kejadian tersebut juga terjadi di Catalunya. Kala itu, ia bahkan sedang memimpin balapan, dan akibat kesalahannya itu, ia harus finis keempat. "Saya ingat balapan yang dijalani Julito," tutur Espargaro.
"Saya tak tahu apakah ia melakukan kesalahan yang sama dengan saya, namun itu bukan kesalahan siapapun kecuali saya. Itu juga salah Julito, karena kami berdua mendapatkan semua informasi di pitboard. Saya tak punya kesempatan membacanya dan saya melakukan kesalahan. Semoga saya tak melakukannya lagi," ungkapnya.
"Saya meminta maaf kepada tim saya, karena saya tak punya kecepatan seperti Fabio untuk menang. Namun, jika saya ingin mengalahkannya dalam perebutan gelar dunia, saya tak boleh melakukan kesalahan-kesalahan macam ini. Hari ini, saya kehilangan sembilan poin berharga, jadi saya sangat menyesal," pungkas Espargaro.
Sumber: MotoGP, Crashnet
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap MotoGP Catalunya: Aleix Espargaro Blunder, Fabio Quartararo Menang
- Klasemen Sementara Moto2 2022 Usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap Moto2 Catalunya: Celestino Vietti Kalahkan Aron Canet
- Klasemen Sementara Moto3 2022 Usai Seri Catalunya, Spanyol
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR