
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku ogah kepikiran soal potensinya mencapai 100 kemenangan dalam MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada 12-14 September 2025 mendatang. Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Kamis (14/8/2025).
Jelang Seri Austria akhir pekan ini, Marquez telah mengantongi 96 kemenangan sepanjang kariernya di Grand Prix. Kemenangan-kemenangan ini terdiri dari 70 kemenangan di kelas MotoGP, 16 kemenangan di kelas Moto2, dan 10 kemenangan di kelas GP125.
Jika berhasil meraih empat kemenangan lagi, maka nama Marquez akan bersanding dengan Giacomo Agostini (122) dan Valentino Rossi (115) sebagai pembalap yang mampu menembus 100 kemenangan. Ia pun berpeluang melakukannya di 'rumah' Rossi, yakni Sirkuit Misano.
Tak Boleh Ceroboh Karena Ambisius Kejar Rekor

Meski begitu, Marquez ogah memikirkan rekor ini. Menurutnya, makna kemenangan itu sendiri yang lebih penting, karena krusial demi merebut gelar. "Tentu saya ingin mencapai 100 kemenangan. Saya percaya, jika kami terus melakukan apa yang sudah kami kerjakan, maka kami akan sampai ke sana," ujarnya.
"Namun, saya tak pernah terobsesi rekor. Saya terobsesi menang. Tak peduli seberapa banyak atau kapan. Gelar dunia adalah yang terpenting. Pada paruh kedua musim ini, saya tak boleh melakukan kesalahan dengan hanya ingin menang di setiap balapan, karena target utama adalah gelar dunia," lanjutnya.
Selain bisa mencapai 100 kemenangan, Marquez juga bisa mengunci gelar dunia di Misano. Saat ini, ia sedang unggul 120 poin atas Alex Marquez dengan 10 seri tersisa. Ia pun harus menambah keunggulannya menjadi 222 poin atas Alex jika ingin mengunci gelar dunia di sirkuit tersebut.
Sebut Mustahil Kunci Gelar Dunia di Misano
Artinya, Marquez harus menambah rata-rata 25 poin atas Alex di setiap pekan balap yang digelar di Red Bull Ring, Balaton Park, Barcelona-Catalunya, dan Misano. Namun, pembalap berusia 32 tahun ini meyakini bahwa misi tersebut mustahil dilakukan.
"Bagi saya, itu tidak mungkin. Saya memang ingin mendapatkan peluang match point secepat mungkin, tetapi itu bukan berarti memiliki ambisi yang gegabah. Tidak masalah kapan saya bisa mengunci gelar, yang penting adalah mencapainya," pungkas Marquez.
Berikut daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di Grand Prix.
Daftar Pembalap dengan Kemenangan Terbanyak di Grand Prix
- Giacomo Agostini: 122 kemenangan
- Valentino Rossi: 115 kemenangan
- Marc Marquez: 96 kemenangan
- Angel Nieto: 90 kemenangan
- Mike Hailwood: 76 kemenangan
- Jorge Lorenzo: 68 kemenangan
- Mick Doohan, Dani Pedrosa: 54 kemenangan
- Phil Read: 52 kemenangan
- Jim Redman, Casey Stoner: 45 kemenangan
- Anton Mang, Max Biaggi: 42 kemenangan
Baca Juga:
- Marc Marquez Tak Ambisius Menangi MotoGP Austria 2025 Meski Pernah 3 Kali Kalah dari Ducati
- Modal Pengalaman Wildcard, Fadillah Arbi Aditama Resmi Gantikan Tatchakorn Buasri di Moto3 Austria 2025
- Aleix Espargaro Balik Balapan di MotoGP Hungaria 2025, Gantikan Somkiat Chantra di LCR Honda
- Lewis Hamilton Yakin Ferrari Punya Segala Elemen untuk Bisa Kembali Juarai Formula 1
- MotoGP Bakal Jalani Balapan Ke-1000 di Seri Austria 2025, Siapa yang Akan Jadi Pemenangnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan MotoGP Austria 2025: Marc Marquez Tercepat, Sikat Pedro Acosta
Otomotif 15 Agustus 2025, 21:25
-
Hasil FP1 MotoGP Austria 2025: Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Kompak Memimpin
Otomotif 15 Agustus 2025, 16:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
-
Dari Nyaris Hengkang Hingga Tak Tergantikan, Keajaiban Mainoo di Tangan Carrick
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:18
-
Prediksi Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:12
-
Prediksi PSG vs Metz 22 Februari 2026
Liga Eropa Lain 21 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Man City vs Newcastle 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR