
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku tak sakit hati ditabrak Jack Miller sampai gagal finis dalam MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Minggu (24/4/2022). Menurutnya, tak ada unsur kesengajaan dari manuver Miller, meski keduanya diketahui kerap cekcok karena sering saling senggol sejak awal 2021.
Mir yang start kedua, sempat memimpin balapan pada tiga lap pertama sebelum disalip oleh Fabio Quartararo pada Lap 4. Ia lalu disalip juga oleh Johann Zarco pada awal Lap 16 di trek lurus. Melihat manuver Zarco yang sama-sama mengendarai Ducati, Miller optimistis bisa melakukan hal serupa pada Mir di lap-lap berikutnya.
Miller sendiri terlihat berkali-kali mendekati Mir menjelang Tikungan 1, dan manuver itu hampir berhasil pada awal Lap 19. Sayangnya, ketika bagian depan motornya sudah melewati motor Mir, Miller mengalami selip ban dan terjatuh. Sialnya, ia menyeret Mir ikut serta ke arah area run-off. Alhasil, keduanya gagal finis.
Akui Juga Mengerem Agresif
A devastating end to two strong rides 🥺@jackmilleraus and @JoanMirOfficial's Sunday ended in the Turn 1 gravel trap 💥#PortugueseGP 🇵🇹 pic.twitter.com/sc6qnM4FwM
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) April 24, 2022
Lewat Crash.net, Mir mengaku kecewa gagal finis, apalagi kecelakaan itu bukan salahnya. Namun, ia bisa memaklumi Miller dan berharap rider Ducati Lenovo Team itu bisa memetik pelajaran. "Apa yang terjadi dengan Jack tentu bikin saya frustrasi. Namun, kesalahan bisa terjadi dalam balap motor," ungkapnya.
"Saya pernah melakukan kesalahan yang sama pada masa lalu. Itu insiden balap biasa dan tak ada yang disengaja. Toh saya juga mengerem cukup agresif, dan ban depan Jack terkunci. Sangat disayangkan, tapi sekali lagi, saya pernah melakukan kesalahan yang sama. Jadi, semoga ia juga belajar dan ini tak terjadi lagi," lanjutnya.
Di lain sisi, Mir juga mengakui dirinya sulit tampil ngotot dan tak bisa menyerang Quartararo. Ia menyebut hanya bisa berusaha bertahan di depan, dan merasa ada yang salah pada motor GSX-RR miliknya usai menjalani dua lap saja. Ia menyatakan ban depan mediumnya mengalami chatter dan kondisinya terus memburuk.
Merasa Bisa Jatuh Andaipun Tak Ditabrak Jack Milller

Mir meyakini kendala ban ini terjadi karena hujan terus-terusan turun pada Jumat dan Sabtu, membuatnya tak punya banyak waktu menjajal berbagai komponen ban kering sepanjang akhir pekan. Juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 ini bahkan yakin, andaipun tak ditabrak Miller, ia bisa terjatuh sendiri di tikungan lain.
"Mungkin itu karena kami tak punya waktu untuk menjajal banyak hal dalam sesi latihan, sehingga ada masalah dalam balapan. Namun, masalah ini tetap tak terduga, karena kami menjalani sesi pemanasan dengan ban depan lunak, jadi kami mengira dengan ban depan medium seperti tahun lalu bisa oke. Nyatanya tidak," tuturnya.
"Saya tak bisa ngotot. Saya berada di depan tanpa bisa mengambil keuntungan apa pun di mana pun. Saya hanya bisa mencoba bertahan. Saya memang jatuh ketika balapan menyisakan 10 lap, namun jika tidak jatuh di sana, saya bisa jatuh di tempat lain, karena ban depan saya benar-benar mencapai limitnya," pungkas Mir.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Minta Maaf pada Joan Mir-Suzuki, Jack Miller: Saya Benar-Benar Pengacau
- Bangga pada Diri Sendiri: Fabio Quartararo Kaget Bisa Menang di Portimao
- Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Emilia Romagna
- Klasemen Sementara Moto2 2022 Usai Seri Portimao, Portugal
- Hasil Balap Formula 1 Emilia Romagna: Max Verstappen Sabet Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebut Jack Miller Tak Sengaja, Joan Mir: Saya Juga Bisa Jatuh di Tikungan Lain
Otomotif 25 April 2022, 11:18
-
Minta Maaf pada Joan Mir-Suzuki, Jack Miller: Saya Benar-Benar Pengacau
Otomotif 25 April 2022, 10:22
-
Jack Miller Ngaku Dirayu Tim Lain: Saya Pasti Dapat Tempat di MotoGP 2023
Otomotif 19 April 2022, 14:10
-
Jack Miller Puji Enea Bastianini, Sebut Punya Banyak Faktor Sukses di Ducati
Otomotif 14 April 2022, 17:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR