Bola.net - - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo merasa sedih meninggalkan pabrikan Garpu Tala akhir musim ini, usai sembilan tahun membela mereka. Dalam kolomnya di Autosport, Por Fuera sedikit bernostalgia soal masa-masa indahnya dengan Yamaha, sebelum benar-benar hijrah ke Ducati Corse tahun depan.
Lorenzo yang menjalani debut MotoGP pada tahun 2008, telah menandatangani kontrak dengan Yamaha sejak 2006, bahkan ketika ia belum dinobatkan menjadi juara dunia GP250 2006-2007. Setelah turun di MotoGP 2008, ia pun mengoleksi tiga gelar dunia dan 43 kemenangan, yang semuanya ia raih bersama Yamaha.
"Rasanya sedih meninggalkan Yamaha, karena saya sudah bertahun-tahun bersama mereka, masuk ke MotoGP ketika berusia 20 tahun. Saya akan pergi dengan banyak kesuksesan, baik bagi Yamaha maupun diri sendiri. Tapi saya memutuskan mengambil tantangan di Ducati, dan saya ingin mengakhiri musim ini sebaik mungkin," ujarnya.
Meski tahun depan akan menjadi rival, Lorenzo memberikan pujian kepada Yamaha, terutama soal kinerja mereka di sisi teknis serta pengembangan YZR-M1. Menurut rider 29 tahun ini, Yamaha tak pernah ambisius melakukan perubahan radikal pada motor mereka, yang justru membuat mereka konsisten di level performa tertinggi.
"Mengenang sembilan tahun ke belakang, Yamaha merupakan pabrikan yang tak pernah banyak berubah dari tahun ke tahun. Mereka hanya melakukan perubahan kecil, selalu mencoba memperbaiki motor, tanpa membuatnya lebih buruk. Mereka selalu berhati-hati, dan apapun yang mereka bawa sudah jelas akan lebih baik," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sedih Tinggalkan Yamaha, Jorge Lorenzo Lempar Pujian
Otomotif 7 November 2016, 15:30
-
Ducati Siap Bantu Lorenzo Kembalikan 'Kekuatan' Lama
Otomotif 7 November 2016, 14:00
-
Lorenzo Tekad Beri 'Hadiah Perpisahan' Bagi Yamaha
Otomotif 7 November 2016, 09:30
-
Ducati: Kami Kerja Keras Bukan untuk Finis Ketiga!
Otomotif 5 November 2016, 12:30
-
Ducati: Idealnya, Jorge Lorenzo Langsung Jajal GP17
Otomotif 4 November 2016, 12:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR