Di sela kunjungannya dalam Reli Dakar 2016 di Amerika Selatan, Nakamoto menyempatkan diri menjawab pertanyaan soal MotoGP dari para awak media. Menurutnya, peristiwa Sepang Clash antara Rossi dan Marc Marquez bisa saja merusak citra Honda. Meski begitu, Nakamoto merasa sudah terbiasa oleh psywar The Doctor.
"Kontroversi antara Marc dan Vale bisa merusak citra Honda, apalagi Vale punya banyak fans. Jika Vale bicara seperti itu untuk merusak image Honda, kami tak bisa berbuat apa-apa. Selama berkarir di Grand Prix, ia selalu butuh musuh: Sete Gibernau, Max Biaggi dan Casey Stoner. Sejatinya hal inilah yang saya suka dari Vale. Tapi ini juga membuktikan bahwa ia manusia biasa dan bukan dewa," ujarnya.
Nakamoto yakin bahwa Sepang Clash terjadi bukan karena Marquez merasa sakit hati dituduh Rossi sengaja membantu Jorge Lorenzo meraih gelar dunia. Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena keduanya sama-sama berusaha merebut kemenangan.
"Saya rasa Marc tak punya maksud pribadi. Marc selalu balapan demi kemenangan, dan jika ada kesempatan, maka ia akan mencoba. Di Sepang, saya rasa keduanya sama-sama salah. Mereka memperlambat laju satu sama lain, membuat Dani Pedrosa dan Jorge meninggalkan mereka," tutup Nakamoto. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Saat Rossi Kembali, Sulit Bagi Lorenzo
Otomotif 8 Januari 2016, 11:00
-
'Selalu Butuh Musuh, Valentino Rossi Terbukti Bukan Dewa'
Otomotif 8 Januari 2016, 09:45
-
Honda Tetap Ingin Ungkap Data 'Tendangan' Rossi ke Marquez
Otomotif 7 Januari 2016, 13:00
-
'Tak Akan Ada Lagi yang Seperti Valentino Rossi'
Otomotif 7 Januari 2016, 12:00
-
Jonathan Rea: Valentino Rossi Terhebat Sepanjang Masa
Otomotif 7 Januari 2016, 10:00
LATEST UPDATE
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR