Bola.net - Mengingat pebalap lah yang bertarung langsung di lintasan, maka perdebatan yang kerap terjadi di antara penggemar dan pengamat MotoGP sering berputar di pertanyaan soal siapakah rider paling hebat sepanjang masa.
Meski begitu, tak boleh dilupakan pula bahwa di belakang para rider hebat ini, ada pula pabrikan motor yang bekerja tak kenal lelah demi merakit motor terbaik dan membantu mereka meraih kemenangan dan gelar dunia sebanyak mungkin.
Sejak digelar pertama kali pada 1949 lalu, Grand Prix motor dunia menyajikan begitu banyak kategori balap, yakni kini dipetakkan menjadi tiga saja, yakni MotoGP, Moto2, dan Moto3. Atas alasan inilah ada begitu banyak pabrikan motor dunia yang berkecimpung di kejuaraan bergengsi ini.
Perang antara pabrikan Grand Prix ini untungnya terdokumentasi dengan sangat baik, hingga bisa diketahui pabrikan mana yang paling sukses di kelasnya lewat jumlah gelar dunia pebalap yang mereka raih di sepanjang sejarah.
Berikut jumlah gelar dunia pebalap yang direbut oleh masing-masing pabrikan peserta sejak 1949, seperti yang dihimpun oleh Crash.net pada Sabtu (28/3/2020).
GP500/MotoGP
- Honda - Jepang - 21
- MV Agusta - Italia - 18
- Yamaha - Jepang - 17
- Suzuki - Jepang - 6
- Gilera - Italia - 6
- Norton - Inggris - 1
- Ducati - Italia - 1
- AJS - Inggris - 1
GP350
- MV Agusta - Italia - 10
- Honda - Jepang - 6
- Yamaha - Jepang - 3
- Kawasaki - Jepang - 4
- Moto Guzzi - Italia - 5
- Norton - Inggris - 2
- Velocette - Inggris - 2
- Bimota - Italia - 1
- Harley-Davidson - Amerika Serikat - 1
GP250/Moto2
- Honda - Jepang - 16
- Yamaha - Jepang - 14
- Aprilia - Italia - 9
- Kalex - Jerman - 8
- MV Agusta - Italia - 4
- Kawasaki - Jepang - 4
- Moto Guzzi - Italia - 3
- Harley-Davidson - Amerika Serikat - 3
- NSU - Jerman - 3
- Benelli - Italia - 2
- Mondial - Italia - 1
- Morbidelli - Italia - 1
- Moriwaki - Jepang - 1
- Gilera - Italia - 1
- Suter - Swiss - 1
GP125/Moto3
- Honda - Jepang - 18
- Aprilia - Italia - 10
- MV Agusta - Italia - 6
- Garelli - Italia - 6
- Derbi - Spanyol - 5
- Yamaha - Jepang - 4
- Mondial - Italia - 4
- KTM - Austria - 3
- Suzuki - Jepang - 3
- Morbidelli - Italia - 3
- Minarelli - Italia - 2
- NSU - Jerman - 2
- MBA - Italia - 2
- Kawasaki - Jepang - 1
- Gilera - Italia - 1
- JJ Cobas - Spanyol - 1
GP50/GP80
- Derbi - Spanyol - 7
- Suzuki - Jepang - 6
- Kreidler - Jerman - 5
- Bultaco - Spanyol - 4
- Krauser - Jerman - 2
- Kreidler Van Veen - Belanda - 2
- Zundapp - Jerman - 1
- Honda - Jepang - 1
Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapakah Pabrikan Terbaik Sepanjang Masa di MotoGP?
Otomotif 30 Maret 2020, 15:47
-
Mulai Melunak, MotoGP: Mungkin Tak Semua Balapan Bisa Digelar
Otomotif 30 Maret 2020, 11:50
-
Inilah 8 Anak Didik Valentino Rossi yang Turun di Grand Prix 2020
Otomotif 28 Maret 2020, 09:00
-
Jadwal Terbaru MotoGP 2020 Usai Seri Jerez Ditunda Akibat Covid-19
Otomotif 27 Maret 2020, 09:36
-
MotoGP Jerez Resmi Ditunda, Belum Ada Tanggal Pengganti
Otomotif 26 Maret 2020, 17:50
LATEST UPDATE
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Januari 2026, 17:50
-
Live Streaming Napoli vs Verona - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR