Skenario Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar, Butuh Berapa Poin?

Skenario Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar, Butuh Berapa Poin?
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Zsolt Czegledi/MTI via AP

Bola.net - Marc Marquez berpeluang memastikan gelar juara dunia MotoGP 2026 pada Grand Prix Qatar akhir pekan ini. Pembalap Ducati Lenovo itu hanya membutuhkan tambahan poin dengan selisih tertentu untuk mengunci gelar juara dunia kelas premier kedelapan dalam kariernya.

Peluang tersebut terbuka setelah Marquez memenangi balapan utama MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Hasil itu membuat posisinya semakin kuat di puncak klasemen menjelang tiga seri terakhir musim ini.

Saat ini, Marquez mengoleksi 399 poin dan unggul 44 angka atas Jorge Martin yang menempati posisi kedua. Sementara itu, Marco Bezzecchi berada di peringkat berikutnya dengan selisih 67 poin dari pembalap Spanyol tersebut.

MotoGP Qatar menjadi kesempatan pertama bagi Marquez untuk mengakhiri persaingan gelar juara dunia musim ini. Setelah seri tersebut, kalender 2026 masih menyisakan MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia sebagai dua balapan penutup.

1 dari 2 halaman

Marc Marquez Butuh Tambahan 30 Poin dari Jorge Martin

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih menyediakan maksimal 111 poin dari tiga seri terakhir. Setiap kemenangan sprint race bernilai 12 poin, sedangkan pemenang balapan utama berhak mendapatkan 25 poin.

Dengan demikian, dua seri setelah Qatar masih menyediakan maksimal 74 poin bagi setiap pembalap. Marquez harus menutup akhir pekan di Qatar dengan keunggulan minimal 74 poin atas para pesaingnya agar gelar juara dunia tidak lagi bisa direbut.

Saat ini, keunggulan Marquez atas Jorge Martin mencapai 44 poin. Artinya, ia membutuhkan tambahan selisih setidaknya 30 poin dari Martin selama rangkaian balapan di Qatar untuk mencapai batas tersebut.

Jika skenario itu terwujud, Martin tidak akan mampu mengejar Marquez meski meraih hasil maksimal di dua seri tersisa. Bahkan, apabila keduanya mengakhiri musim dengan jumlah poin sama, Marquez tetap unggul berdasarkan jumlah kemenangan balapan utama yang telah diraih.

2 dari 2 halaman

Marco Bezzecchi Juga Bisa Tersingkir dari Persaingan Gelar

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

Selain Martin, Bezzecchi menjadi pembalap yang masih berpeluang mengejar Marquez dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, jarak 67 poin yang memisahkan keduanya membuat peluang pembalap tersebut semakin tipis.

Situasi Bezzecchi bahkan bisa berakhir lebih cepat di Qatar. Jika Marquez mampu meraih tujuh poin lebih banyak daripada Bezzecchi sepanjang akhir pekan, selisih keduanya akan mencapai 74 poin dan menutup peluang sang rival untuk mengejar di dua seri terakhir.

Marquez juga memiliki modal kuat jika persaingan gelar harus ditentukan melalui aturan pemecah seri. Ia telah mengoleksi tujuh kemenangan balapan utama, jumlah yang disebut jauh lebih banyak dibandingkan dua pesaing terdekatnya.

Dengan kondisi tersebut, MotoGP Qatar bisa menjadi panggung penentuan gelar juara dunia bagi Marquez. Kuncinya adalah meraih tambahan poin yang cukup atas Martin dan Bezzecchi agar keunggulan di klasemen tidak mungkin lagi terkejar setelah dua seri penutup musim.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL