Sepanjang karirnya, Marquez dikenal sebagai rider yang memiliki angka kecelakaan yang cukup tinggi, namun uniknya sangat jarang dirundung cedera dan justru telah merebut enam gelar dunia. Hal ini jelas membuat banyak pihak, termasuk para rivalnya bertanya-tanya.
Marquez diketahui sering mengalami kecelakaan di sesi latihan, dan jarang mengalaminya di sesi balap. Menurutnya, kecelakaan-kecelakaan tersebut hanyalah sebuah 'tanda' bahwa dirinya sekadar berusaha mencari limit performa, agar ia takkan mengulang kesalahan serupa pada sesi balap. (mgp/dhy)
Stoner Ingatkan Risiko Cedera

Stoner sendiri pernah dikenal kerap mengalami kecelakaan saat menjalani debutnya di MotoGP 2006 bersama LCR Honda, dan 'sukses' tak mengulang kesalahan serupa di tahun-tahun berikutnya, di mana ia berhasil merebut gelar dunia 2007 dengan Ducati Corse dan 2011 bersama Repsol Honda.
"Setiap kali kecelakaan, ia meningkatkan risiko cedera. Kapan saja, kecelakaan bisa mengakibatkan hal serius. Jelas Marc tak ingin jatuh. Tak mungkin dia justru mencoba jatuh, tapi ia harus mengantisipasi hal-hal macam ini. Satu kecelakaan bisa mengakibatkan cedera, atau mengurangi peluang merebut gelar," ungkapnya.
Bisa Gagal Rebut Gelar

Stoner juga menyatakan bahwa kecelakaan-kecelakaan ini bisa membuat peluang Marquez gagal finis lebih besar. Dengan keunggulan 46 poin atas Valentino Rossi, Marquez bisa kehilangan peluang juara begitu saja bila ia gagal finis dua kali dalam waktu dekat.
"Marc sangat sering terjatuh sepanjang pekan balap. Tapi dalam balapan, ia biasanya melakukan semua hal dengan benar. Meski begitu, dengan jumlah kecelakaan yang ia koleksi, hal macam ini bisa terjadi kapan saja. Jadi jika kecelakaan terjadi pada Marc dalam dua balapan, praktis persaingan juara kembali setara," pungkas Stoner. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stoner Peringatkan Marquez: Jangan Sering-Sering Jatuh!
Otomotif 20 Juli 2018, 12:25
-
Stoner Sebut Dovizioso Mustahil Juarai MotoGP 2018
Otomotif 12 Juli 2018, 14:30
-
Ingin Bantu Rider Muda, Stoner Ogah Tiru Metode Rossi
Otomotif 11 Juli 2018, 14:45
-
Stoner: Dovizioso Bakal Comeback, Petrucci Pilihan Tepat
Otomotif 11 Juli 2018, 11:00
-
Lorenzo-Ducati Pisah, Stoner: Duet Honda Bakal 'Eksplosif'
Otomotif 11 Juli 2018, 10:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR