Bola.net - Meski Casey Stoner telah pensiun dari MotoGP, sepertinya perang dingin antara pebalap Australia itu dengan Valentino Rossi masih berlangsung.
Beberapa waktu lalu, Rossi yang hengkang dari Ducati dan akan kembali ke Yamaha tahun depan menyatakan bahwa Stoner mulai membencinya sejak MotoGP Laguna Seca, Amerika Serikat tahun 2008.
Dalam balapan tersebut, keduanya memang bersaing sengit, ditambah lagi dengan manuver-manuver kontroversial Rossi yang mendapat kritik tajam dari Stoner seusai finis.
"Casey mulai membenci saya karena ia kalah," ujar Rossi kepada majalah Legends milik Dainese. "Setelah itu, ia selalu membicarakan masa lalu, yakni balapan di Laguna Seca 2008. Ini karena ia tidak cukup dewasa untuk memahami bahwa saat itu ia kalah!"
Menanggapi pernyataan Rossi, Stoner pun menyampaikan komentar melalui akun Twitter resminya, @Official_CS27 pada hari Rabu (12/12). "Saya rasa Valentino kini merasa lebih berani karena saya sudah tidak ada lagi di sana (MotoGP)," tulis Stoner.
Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu, juga berpendapat bahwa penggantinya di Repsol Honda, Marc Marquez bisa membuat gebrakan baru di MotoGP untuk melawan Rossi.
"Menurut saya, @marcmarquez93 juga akan membuat gebrakan dengan baik tahun depan. Akan sangat menarik untuk disaksikan!" tutup Stoner.
Meski telah memutuskan pensiun dari MotoGP, akhir-akhir ini Stoner dikabarkan telah menjalani uji coba dengan tim Triple Eight Racing yang berkompetisi di kejuaraan V8 Supercar. (sp/kny)
Beberapa waktu lalu, Rossi yang hengkang dari Ducati dan akan kembali ke Yamaha tahun depan menyatakan bahwa Stoner mulai membencinya sejak MotoGP Laguna Seca, Amerika Serikat tahun 2008.
Dalam balapan tersebut, keduanya memang bersaing sengit, ditambah lagi dengan manuver-manuver kontroversial Rossi yang mendapat kritik tajam dari Stoner seusai finis.
"Casey mulai membenci saya karena ia kalah," ujar Rossi kepada majalah Legends milik Dainese. "Setelah itu, ia selalu membicarakan masa lalu, yakni balapan di Laguna Seca 2008. Ini karena ia tidak cukup dewasa untuk memahami bahwa saat itu ia kalah!"
Menanggapi pernyataan Rossi, Stoner pun menyampaikan komentar melalui akun Twitter resminya, @Official_CS27 pada hari Rabu (12/12). "Saya rasa Valentino kini merasa lebih berani karena saya sudah tidak ada lagi di sana (MotoGP)," tulis Stoner.
Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu, juga berpendapat bahwa penggantinya di Repsol Honda, Marc Marquez bisa membuat gebrakan baru di MotoGP untuk melawan Rossi.
"Menurut saya, @marcmarquez93 juga akan membuat gebrakan dengan baik tahun depan. Akan sangat menarik untuk disaksikan!" tutup Stoner.
Meski telah memutuskan pensiun dari MotoGP, akhir-akhir ini Stoner dikabarkan telah menjalani uji coba dengan tim Triple Eight Racing yang berkompetisi di kejuaraan V8 Supercar. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stoner: Rossi Lebih Berani Karena Saya Tak Lagi di MotoGP
Otomotif 14 Desember 2012, 20:00
-
Stoner Bantu Konsultasi Pengaspalan Ulang Phillip Island
Otomotif 12 Desember 2012, 20:00
-
Rossi: Stoner Benci Saya Sejak Laguna Seca 2008
Otomotif 12 Desember 2012, 19:00
-
Stoner Kembali Jalani Uji Coba V8 Supercar
Otomotif 11 Desember 2012, 17:00
-
Rossi: Stoner, Satu-Satunya Penakluk Ducati
Otomotif 14 November 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Juventus Gagal Tikung Tottenham dalam Perburuan Andy Robertson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR