Bola.net - Valentino Rossi mengaku telah mengambil pilihan yang salah dengan memutuskan pindah dari Yamaha ke Ducati akhir tahun 2010 silam. Ia menjalani dua musim balap yang buruk bersama pabrikan Italia tersebut, dan hanya mengoleksi tiga podium tanpa satupun kemenangan.
"Selama berkarir di dunia balap, saya tak pernah salah memilih. Namun kini saya telah melakukannya," ujar Rossi kepada majalah Sport Rider.
Akibat prestasi yang jeblok ini, sembilan kali juara dunia tersebut memutuskan untuk kembali ke Yamaha musim depan dengan menandatangani kontrak durasi dua tahun. Rossi sendiri juga mengakui bahwa Casey Stoner adalah satu-satunya pebalap yang mampu menaklukkan keganasan motor Desmosedici.
Bersama Stoner, Ducati mampu meraih gelar dunia pertama di MotoGP pada tahun 2007 silam. Sejak pebalap Australia itu hengkang pada akhir 2010, belum ada pebalap Ducati lain yang mampu meraih kemenangan, sekalipun juara dunia 2006, Nicky Hayden.
"Casey adalah satu-satunya pebalap yang mampu melaju cepat dengan Ducati. Sedangkan pebalap lain tidak hanya telah menghancurkan karir mereka sendiri, tetapi juga pikiran mereka. Jadi selamat untuk, Casey," lanjut Rossi.
The Doctor juga menyatakan bahwa selama musim 2012, dirinya merasa frustrasi karena tak ada peningkatan performa yang signifikan dari Ducati. "Frustrasi saya diakibatkan oleh permasalahan yang tak kunjung hilang sejak uji coba Valencia tahun 2010. Hingga dua tahun, masalah itu tak pernah bisa teratasi. Terkadang saya berpikir bahwa ini semua buang-buang waktu," akunya.
Bersama Yamaha, Rossi telah mengoleksi empat gelar dunia, yakni pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009. Namun pebalap asal Italia itu menyadari bahwa dirinya akan kesulitan kembali ke performa puncak musim depan, mengingat ia mengalami kesulitan di Ducati selama dua tahun.
"Setelah dua musim yang buruk, akan sulit bagi saya untuk kembali ke puncak. Namun saya dan tim akan berusaha keras 100 persen untuk meraih hasil yang kami inginkan. Kami ingin bertarung melawan pebalap terdepan, kami harus meningkatkan performa meski akan sangat sulit," pungkasnya. (nca/kny)
"Selama berkarir di dunia balap, saya tak pernah salah memilih. Namun kini saya telah melakukannya," ujar Rossi kepada majalah Sport Rider.
Akibat prestasi yang jeblok ini, sembilan kali juara dunia tersebut memutuskan untuk kembali ke Yamaha musim depan dengan menandatangani kontrak durasi dua tahun. Rossi sendiri juga mengakui bahwa Casey Stoner adalah satu-satunya pebalap yang mampu menaklukkan keganasan motor Desmosedici.
Bersama Stoner, Ducati mampu meraih gelar dunia pertama di MotoGP pada tahun 2007 silam. Sejak pebalap Australia itu hengkang pada akhir 2010, belum ada pebalap Ducati lain yang mampu meraih kemenangan, sekalipun juara dunia 2006, Nicky Hayden.
"Casey adalah satu-satunya pebalap yang mampu melaju cepat dengan Ducati. Sedangkan pebalap lain tidak hanya telah menghancurkan karir mereka sendiri, tetapi juga pikiran mereka. Jadi selamat untuk, Casey," lanjut Rossi.
The Doctor juga menyatakan bahwa selama musim 2012, dirinya merasa frustrasi karena tak ada peningkatan performa yang signifikan dari Ducati. "Frustrasi saya diakibatkan oleh permasalahan yang tak kunjung hilang sejak uji coba Valencia tahun 2010. Hingga dua tahun, masalah itu tak pernah bisa teratasi. Terkadang saya berpikir bahwa ini semua buang-buang waktu," akunya.
Bersama Yamaha, Rossi telah mengoleksi empat gelar dunia, yakni pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009. Namun pebalap asal Italia itu menyadari bahwa dirinya akan kesulitan kembali ke performa puncak musim depan, mengingat ia mengalami kesulitan di Ducati selama dua tahun.
"Setelah dua musim yang buruk, akan sulit bagi saya untuk kembali ke puncak. Namun saya dan tim akan berusaha keras 100 persen untuk meraih hasil yang kami inginkan. Kami ingin bertarung melawan pebalap terdepan, kami harus meningkatkan performa meski akan sangat sulit," pungkasnya. (nca/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Stoner, Satu-Satunya Penakluk Ducati
Otomotif 14 November 2012, 09:00
-
Biaggi: Rossi Telah Remehkan Talenta Stoner
Otomotif 13 November 2012, 20:00
-
Dapat Tawaran Gaji Tertinggi, Stoner Tetap Pilih Pensiun
Otomotif 13 November 2012, 19:00
-
Dapat Tawaran Gaji Tertinggi, Stoner Tetap Pilih Pensiun
Otomotif 13 November 2012, 19:00
-
Casey Stoner Resmi Sandang Gelar Legenda MotoGP Ke-20
Otomotif 12 November 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR