
Bola.net - Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Scott Redding, memang diprediksi bakal menjadi salah satu rider kuat di WorldSBK 2020. Namun kemenangannya dalam Race 1 dan Race 2 dalam Seri Spanyol di Sirkuit Jerez pada Sabtu (1/8/2020) dan Minggu (2/8/2020) mencuri perhatian usai ia gagal menang di Australia pada awal Maret lalu.
Redding sukses membawa Ducati Panigale V4R meraih Superpole dan sukses meraih kemenangan di Race 1 dengan mengalahkan kawan baiknya sendiri dari Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea. Pada Superpole Race, ia finis kedua di belakang Rea, namun ia kembali berkuasa di Race 2.
Kepada GPOne, Redding mengaku yakin dirinya punya potensi tampil baik di WorldSBK usai sukses menjuarai British Superbike (BSB) tahun lalu. Usai gagal kompetitif di MotoGP selama lima tahun, Redding pindah ke BSB dan berjaya. Prestasinya pun membuatnya dilirik oleh Ducati Corse untuk diturunkan di WorldSBK tahun ini.
Mundur Selangkah, Maju Dua Langkah

"Saya sangat puas atas akhir pekan ini. Saya harus bilang bahwa balapan di BSB tahun lalu sangat membantu. Kemarin, saya start dari pole dan rasanya sungguh normal, dan ini berkat apa yang saya lakukan pada 2019. Biasanya, saat di depan banyak rider, Anda tak nyaman dan tertekan, tapi saya malah tenang," ujar Redding.
Rider berusia 27 tahun ini pun mengakui bahwa turun di BSB adalah langkah mundur usai bertahun-tahun turun di kejuaraan kelas dunia, namun ia akui sebagai langkah penting juga. Kompetitif di BSB membuat Redding yakin dirinya masih potensi besar untuk meraih prestasi hebat, dan ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan di WorldSBK.
"Semua ini berkat ketenangan dan konsentrasi dari langkah mundur yang saya lakukan dalam karier saya. Ada periode yang tak berjalan baik. Saya membenci diri saya sendiri dan orang-orang di sekitar saya, tak seorang pun menginginkan saya di MotoGP dan WorldSBK. Jadi, saya mundur selangkah. Saya menguji diri sendiri dan kini saya ingin membuktikan bahwa saya mampu," kisahnya.
Tak Mau Jemawa Dulu
Kini, Redding pun memuncaki klasemen sementara pembalap dengan koleksi 98 poin, unggul 24 poin atas Rea yang merupakan juara dunia bertahan. "Entah mengapa kami tampil begitu baik akhir pekan ini. Yang bikin saya kaget adalah saya cepat dan nyaman bahkan ketika berkendara di belakang rider lain," ungkapnya.
"Saya dalam level yang baik dan saya tahu bisa ngotot lebih jauh ketika rider lain justru bermasalah. Tapi kompetisi belum usai. Johnny membuktikan tahun lalu saat melawan Alvaro (Bautista). Kini saya memimpin, tapi ini masih awal musim dan saya ingin tetap cepat dan konsisten," pungkas Redding.
Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Portimao, Algarve, Portugal, pada 7-9 Agustus mendatang. Ini akan menjadi momen perdana Redding berkendara di sirkuit tersebut sepanjang kariernya.
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Tutup Opsi Kembali ke MotoGP, Scott Redding Fokus Juarai WorldSBK
Otomotif 3 Agustus 2020, 15:10
-
Tak Diinginkan di MotoGP, Scott Redding Berkuasa di WorldSBK
Otomotif 3 Agustus 2020, 09:25
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2020 Usai Seri Jerez, Spanyol
Otomotif 2 Agustus 2020, 19:57
-
Hasil Race 2 WorldSBK Jerez: Scott Redding Menang Lagi
Otomotif 2 Agustus 2020, 19:50
-
Hasil Race 1 WorldSBK Jerez: Scott Redding Rebut Kemenangan Perdana
Otomotif 1 Agustus 2020, 19:45
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR