Bola.net - Mark Webber memberi ucapan selamat kepada rekan setimnya di Red Bull Racing, Sebastian Vettel yang telah memenangkan gelar dunia Formula 1 2012 di GP Brazil, hari Minggu (25/11) waktu setempat. Gelar ini juga merupakan gelar ketiga Vettel yang ia raih dalam tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2010 silam, bersama Fernando Alonso, Webber merupakan rival terberat Vettel dalam perburuan gelar dunia. Dengan gelar inipun, Vettel juga dinobatkan sebagai tiga kali juara dunia termuda dalam sejarah F1.
"Pasti sangat spesial bagi Seb bisa meraih gelar dunia sebanyak tiga kali," ujar Webber setelah menjalani balapan yang cukup dramatis akibat hujan yang turun di Sirkuit Interlagos.
"Tahun lalu lebih mudah untuknya, namun tahun ini mirip dengan tahun 2010, yakni lebih sulit. Tiga gelar dunia dalam tiga tahun beruntun sangatlah fantastis. Jadi saya ucapkan selamat untuk Seb atas kerja kerasnya selama ini," lanjutnya.
Webber sendiri berhasil finis di posisi keempat pada gelaran tersebut. Padahal, ia sempat mengalami spin dua kali. "Mengingat drama yang terjadi sepanjang balapan, hasil balap saya tidak begitu mengecewakan, bukan?" tutup Webber sembari tertawa. (gpu/kny)
Pada tahun 2010 silam, bersama Fernando Alonso, Webber merupakan rival terberat Vettel dalam perburuan gelar dunia. Dengan gelar inipun, Vettel juga dinobatkan sebagai tiga kali juara dunia termuda dalam sejarah F1.
"Pasti sangat spesial bagi Seb bisa meraih gelar dunia sebanyak tiga kali," ujar Webber setelah menjalani balapan yang cukup dramatis akibat hujan yang turun di Sirkuit Interlagos.
"Tahun lalu lebih mudah untuknya, namun tahun ini mirip dengan tahun 2010, yakni lebih sulit. Tiga gelar dunia dalam tiga tahun beruntun sangatlah fantastis. Jadi saya ucapkan selamat untuk Seb atas kerja kerasnya selama ini," lanjutnya.
Webber sendiri berhasil finis di posisi keempat pada gelaran tersebut. Padahal, ia sempat mengalami spin dua kali. "Mengingat drama yang terjadi sepanjang balapan, hasil balap saya tidak begitu mengecewakan, bukan?" tutup Webber sembari tertawa. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Kecewa Hasil Balap, Webber Puji Vettel
Otomotif 26 November 2012, 19:00
-
Raih Podium di Negara Sendiri, Massa Menangis
Otomotif 26 November 2012, 18:00
-
GP Terakhir, Schumacher Sampaikan Terima Kasih Untuk Penggemar
Otomotif 26 November 2012, 13:00
-
Alonso: Gelar Dunia Telah Melayang Sejak GP Belgia
Otomotif 26 November 2012, 11:00
-
Menang di Brazil, Button Sesalkan Hamilton Gagal Finis
Otomotif 26 November 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR