
Bola.net - Meski telah memberikan gebrakan performa sepanjang MotoGP 2020, anehnya Takaaki Nakagami jadi salah satu rider yang belum juga dapat perpanjangan kontrak. Usai lama bertanya-tanya, akhirnya Nakagami mengaku negosiasi dengan Honda Racing Corporation (HRC) telah berjalan.
Sejauh ini, Nakagami memang belum naik podium. Namun, dengan motor RC213V versi 2019, rider LCR Honda Idemitsu ini tampil sangat kompetitif dan beberapa kali ikut memperebutkan podium. Ia bahkan menjadi satu-satunya pembalap yang konsisten finis di posisi 10 besar di setiap balapan.
Menjelang MotoGP Teruel di Aragon, Spanyol, akhir pekan nanti, Nakagami bahkan tengah duduk di peringkat 5 pada klasemen dengan koleksi 92 poin. Secara matematis, ia juga punya kans untuk merebut gelar dunia, hanya tertinggal 29 poin dari Joan Mir dengan empat seri tersisa.
Sudah Negosiasi Sejak Misano

Kepada Motorsport Total pada Rabu (21/10/2020), 'Taka' pun akhirnya mengaku negosiasi perpanjangan kontrak dengan Direktur HRC, Tetsuhiro Kuwata sejak sela pekan balap San Marino dan Emilia Romagna di Misano pada pertengahan September lalu.
"Sejak Misano, kami sebenarnya bicara dengan HRC dan Kuwata-san soal masa depan saya dan kontrak kami sudah mencapai 99,9% kesepakatan bahwa saya bakal bertahan dengan LCR Honda, tapi masih ada beberapa detail kecil yang harus diklarifikasi," ungkapnya.
Pembalap Jepang berusia 28 tahun ini pun mengaku tak buru-buru mencapai tahap final negosiasi. Ia menyatakan memang tak banyak waktu baginya dan Honda untuk bertemu di sela pekan balap. Jika bertemu di luar trek pun bisa jadi berbahaya karena ada pandemi Covid-19.
Sama-Sama Sibuk, Tak Banyak Waktu Negosiasi
"Honda dan saya tak terburu-buru. Kadang Kuwata-san memang sibuk. Kami tak biasa membicarakan masa depan dalam pekan balap, karena saya juga ingin konsentrasi pada balapan. Usai balapan, saya biasanya juga langsung pulang. Jadi, kadang memang sulit bernegosiasi," tutur Nakagami.
Nakagami juga menyatakan bahwa krunya di LCR Honda musim depan takkan berubah, meski ia akan bertandem dengan Alex Marquez yang bakal meninggalkan Repsol Honda. Di lain sisi, ia menyatakan kemungkinan ia akan dapat RC213V spek pabrikan seperti rider Honda lain.
"Seperti yang saya bilang, kami tidak buru-buru. Toh tinggal membicarakan hal-hal kecil. Tapi soal tim, tak akan ada perubahan. Kami akan lanjut dengan anggota tim yang sama. Tapi soal motor, saya rasa saya akan dapat motor terbaru. Kami akan membicarakannya lagi nanti," pungkasnya.
Sumber: Motorsport Total
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Marc Marquez Absen, Alex Marquez Tertekan Jadi Rider Utama Repsol Honda
- Tak Hobi Sesumbar, Alex Marquez Pilih Tingkatkan Performa Secara Diam-Diam
- Tak Perlu Maksa, Suzuki Yakin Joan Mir 'Panas' Lihat Alex Rins Menang
- Tak Punya Beban Juara, Maverick Vinales Tekad Gaspol di MotoGP Teruel
- Tak Jauh dari Joan Mir, Andrea Dovizioso Masih Pantang Menyerah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Takaaki Nakagami Tetap di LCR Honda, Ini Daftar Pembalap MotoGP 2021
Otomotif 22 Oktober 2020, 16:48
-
Takaaki Nakagami Resmi Bertahan di LCR Honda, Durasi Kontrak Dirahasiakan
Otomotif 22 Oktober 2020, 16:33
-
Takaaki Nakagami 99,9% Pasti Bertahan di LCR Honda, Bisa Dapat Motor Pabrikan
Otomotif 22 Oktober 2020, 15:46
-
Marc Marquez Absen, Alex Marquez Tertekan Jadi Rider Utama Repsol Honda
Otomotif 22 Oktober 2020, 14:59
-
Tak Hobi Sesumbar, Alex Marquez Pilih Tingkatkan Performa Secara Diam-Diam
Otomotif 22 Oktober 2020, 13:11
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR