
Bola.net - Debutan Repsol Honda, Alex Marquez akhirnya angkat bicara soal keputusan Honda Racing Corporation (HRC) memindahkannya ke LCR Honda, yang berstatus tim satelit, di MotoGP 2021 dan 2022. Hal ini ia nyatakan via Marca usai uji coba pramusim tambahan di Jerez, Spanyol, Rabu (15/7/2020).
Posisi Marquez di Repsol Honda tergeser oleh Pol Espargaro yang mendadak ditandemkan dengan sang kakak, Marc Marquez. Di LCR nanti, ia pun menggantikan Cal Crutchlow, dan akan mendapatkan kontrak pabrikan seperti yang diterima rider Inggris itu selama enam tahun terakhir.
"Mendapatkan kontrak baru membuat Anda tenang dan bisa bekerja lebih fokus, mencari progres lebih baik. Saya harus memahami semuanya dan melihat di mana saya bisa memperbaiki diri. Kontrak baru bikin saya tenang karena tahu bahwa saya tetap dapat tempat, tapi mentalitas saya tetap sama," ujarnya.
Tekad Bayar Kepercayaan Honda
"Saya akan coba tampil sebaik mungkin dan melakukannya secepat mungkin. Saya sangat berterima kasih kepada Honda karena mereka telah memberi saya kesempatan untuk balapan dua tahun dengan mereka. Saya akan coba membayar kepercayaan mereka sejak tahun ini, belajar secepat mungkin dan tampil kompetitif," lanjut Marquez.
Pebalap berusia 24 tahun ini pun mengaku keputusan yang diambil HRC tidaklah mudah, karena mereka juga kelimpungan mencari pebalap untuk Repsol Honda sejak Jorge Lorenzo pensiun pada akhir 2019. Di lain sisi, ia juga mengakui bahwa beban membela tim pabrikan sangatlah besar, karena dituntut menang setiap saat.
"Situasi yang kami hadapi memang sangat rumit, mengambil keputusan untuk pabrikan seperti Honda tak pernah mudah, apalagi jika target utamanya adalah kemenangan: menang sekarang dan melakukannya tiap tahun. Saya ingin melakoni tugas dengan tenang. Honda pun percaya pada saya dan saya sangat senang," ujarnya.
Takkan Jadi Sorotan Utama
Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini pun meyakini dukungan di Repsol Honda dan LCR Honda takkan jauh berbeda. Membela tim satelit juga ia yakini bisa memberinya ketenangan dalam bekerja, karena meski targetnya tetap meraih hasil baik, ekspektasi dan tekanan dari pihak luar tak setinggi ketika di tim pabrikan.
"Saya akan dapat dukungan yang sama seperti di tim pabrikan, dan saya bisa berpikir tenang tanpa harus jadi sorotan utama, seperti yang orang bilang. Saya akan membela tim yang sangat profesional. Kami bisa bekerja dengan baik seperti yang mereka lakukan dengan Cal. Saya sangat termotivasi, saya sama sekali tak sedih," tutupnya.
Bersama Crutchlow sejak 2015, LCR Honda memang diketahui menjadi salah satu tim satelit terbaik di MotoGP, yakni meraih 12 podium, termasuk tiga kemenangan.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Pertama Kali Sejak 1997, Valentino Rossi Bisa Jalan-Jalan di Paddock MotoGP
- Valentino Rossi: Fabio Quartararo Lebih Berkuasa di Yamaha Ketimbang Saya
- Valentino Rossi Buka Peluang Balapan Sampai MotoGP 2022
- Ekspektasi Meningkat, Jack Miller Mau Santai Saja di MotoGP 2020
- Fabio Quartararo Akui Masih Kesulitan Pakai Yamaha Terbaru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Dukung Honda Pindahkan Sang Adik ke Tim Satelit
Otomotif 16 Juli 2020, 17:15
-
Marquez: Kedatangan Espargaro Bukti Saya Tak Pernah Hasut Honda
Otomotif 16 Juli 2020, 17:00
-
Takkan Jadi Sorotan Utama, Alex Marquez Justru Lega Pindah ke LCR Honda
Otomotif 16 Juli 2020, 14:45
-
Alex Marquez: Akhirnya Saya Bisa Jalani Debut MotoGP
Otomotif 15 Juli 2020, 09:50
-
Honda: Alex Marquez Memang Menarik, Tapi Kami Butuh Rider Berpengalaman
Otomotif 14 Juli 2020, 15:30
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR